Warta  

Alumni Angkatan Pertama SMA Ma’arif NU Jatinegara Bergerak, Santuni Rekan Terdampak Tanah Bergerak Padasari

Avatar photo
Perwakilan Alumni Angkatan Pertama SMA Ma’arif NU Jatinegara menyambangi rekan seangkatan yang terdampak bencana, yakni Mas Pius, Mas Salapudin, dan Mas Dodo Pranoko, yang rumahnya tidak lagi dapat digunakan akibat pergerakan tanah, pada Ahad (15/2/2026).

Jatinegara, Warta NU Tegal – Solidaritas lintas waktu ditunjukkan Alumni Angkatan Pertama SMA Ma’arif NU Jatinegara dalam merespons bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Melalui penggalangan dana internal antaralumni, perwakilan angkatan menyalurkan bantuan secara langsung pada Ahad (15/2/2026).

Bantuan tersebut secara khusus diberikan kepada rekan satu angkatan yang terdampak bencana, di antaranya Mas Pius, Mas Salapudin, dan Mas Dodo Pranoko, yang rumahnya tidak lagi dapat digunakan akibat pergerakan tanah.

Sejumlah alumni yang hadir dalam penyaluran antara lain Mba Yuni, Mas Samsul, Mas Ikhwan, Mba Amriti, Mba Nina, dan Mba Heni. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya ikatan persaudaraan yang terjalin sejak masa sekolah.

Perwakilan Alumni Angkatan Pertama SMA Ma’arif NU Jatinegara, Nina Zaenab, menyampaikan bahwa aksi tersebut lahir dari rasa kebersamaan yang tidak pernah luntur.

“Kami merasa ini bukan sekadar membantu korban bencana, tetapi membantu saudara sendiri, teman seperjuangan sejak bangku sekolah,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa penggalangan dana dilakukan secara spontan melalui komunikasi antaralumni.

“Alhamdulillah, teman-teman satu angkatan sangat responsif. Dalam waktu singkat, dana terkumpul untuk kami salurkan,” jelasnya.

Menurut Nina, bantuan yang diberikan berbentuk uang tunai agar dapat digunakan secara fleksibel sesuai kebutuhan.

“Kami sepakat memberikan bantuan dalam bentuk uang kas supaya bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari yang paling mendesak,” katanya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban.

“Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi kami ingin hadir dan menguatkan secara moral,” tegasnya.

Nina juga menekankan bahwa solidaritas alumni adalah bagian dari nilai-nilai kebersamaan yang ditanamkan di lingkungan sekolah Ma’arif NU.

“Dari sekolah kami diajarkan arti kebersamaan dan kepedulian. Nilai itu yang hari ini kami amalkan,” imbuhnya.

Baca Lainnya  Wujudkan Khidmah Kemanusiaan, Ranting Muslimat-Fatayat Rembul Tegal Sukses Jaring Puluhan Kantong Darah

Sementara itu, perwakilan alumni terdampak, Salapudin, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian rekan-rekannya.

“Saya benar-benar tidak menyangka teman-teman akan datang langsung dan memberi perhatian sebesar ini,” tuturnya.

Ia menceritakan bahwa rumahnya kini tidak bisa lagi ditempati karena kondisi tanah yang terus bergerak.

“Rumah sudah tidak aman untuk dihuni. Kami terpaksa mengungsi demi keselamatan keluarga,” jelasnya.

Menurut Salapudin, kehadiran sahabat lama menjadi penguat semangat di tengah situasi sulit.

“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga semangat dan dukungan moral bagi kami,” katanya.

Ia mengaku terharu melihat kekompakan angkatan pertamanya.

“Meski sudah lama lulus, rasa persaudaraan itu tetap ada. Ini yang membuat saya terharu,” ujarnya.

Salapudin berharap doa dan kebersamaan terus mengiringi proses pemulihan.

“Semoga Allah membalas kebaikan teman-teman semua dan memberi kami kekuatan menghadapi ujian ini,” pungkasnya.

Aksi solidaritas Alumni Angkatan Pertama SMA Ma’arif NU Jatinegara ini menjadi potret nyata ukhuwah yang terjaga lintas waktu. Kepedulian tersebut tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menghadirkan harapan bagi yang terdampak.

Di tengah ujian bencana, semangat gotong royong dan nilai-nilai kebersamaan ala Nahdliyin kembali tampak nyata. Alumni Ma’arif NU membuktikan bahwa persaudaraan sejati tidak lekang oleh waktu.

Semoga bantuan yang disalurkan membawa manfaat dan menjadi amal kebaikan, sekaligus menguatkan langkah para korban untuk bangkit kembali menata kehidupan.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *