Jatinegara, Warta NU Tegal
Kepedulian warga Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, kembali membuktikan kuatnya tradisi gotong royong Nahdliyin. Melalui Pokja Kaum Mushola yang dibantu Muslimat NU, Fatayat NU, serta didampingi Ansor Banser, donasi untuk korban bencana berhasil dihimpun hingga mencapai Rp11.700.000.
Dana tersebut kemudian dibelanjakan dalam bentuk kebutuhan pokok dan logistik untuk para pengungsi. Bantuan disalurkan langsung pada Ahad (1/3/2026) ke pos Lazisnu untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang terdampak langsung.
Ketua Tanfidziyah PRNU Rembul, Bapak Khadoni, menjelaskan bahwa penggalangan dana dilakukan secara swadaya oleh warga bersama banom NU di tingkat desa.
“Alhamdulillah, dari kebersamaan warga, Muslimat, Fatayat, serta sahabat Ansor Banser, terkumpul dana sebesar Rp11.700.000,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa dana tersebut dibelanjakan untuk berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, telur, gula, kopi, buah-buahan untuk keperluan es buah, sayuran, bumbu dapur, hingga makanan ringan untuk anak-anak di pengungsian.
“Kami berupaya menyesuaikan kebutuhan di lapangan, terutama untuk konsumsi harian dan tambahan gizi bagi anak-anak,” jelasnya.

Menurutnya, dari total belanja sembako tersebut masih tersisa uang sebesar Rp800.000 yang turut disertakan dalam penyaluran bantuan.
“Sisa dana Rp800.000 kami serahkan juga agar bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan mendesak di lokasi terdampak,” tambahnya.
Khadoni menegaskan bahwa seluruh bantuan merupakan hasil kebersamaan PRNU Rembul, banom NU, dan warga desa tanpa membedakan latar belakang.
“Ini murni gerakan jam’iyah dan warga. Semoga apa yang kami lakukan menjadi bagian dari ikhtiar membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji,” tuturnya.
Ia berharap bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat dan meringankan beban para korban.
“Mudah-mudahan bantuan ini membawa keberkahan dan sedikit mengurangi kesulitan yang mereka rasakan,” tandasnya.
Editor : Tahmid
kontributor : Amani Hamdan












