Jatinegara. Warta NU Tegal
Musibah bencana tanah bergerak dan banjir yang melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, terus mengetuk nurani banyak pihak. Di tengah kondisi cuaca yang masih diguyur hujan deras, solidaritas dan kepedulian lintas elemen masyarakat terus mengalir bagi warga terdampak.
Salah satu bentuk kepedulian itu datang dari Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Kabupaten Tegal. Sejak awal bencana, HIPSI melalui jaringan relawan dan komunitasnya turut hadir di lapangan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak langsung.
Pantauan Warta NU Tegal di lokasi posko bencana pada Rabu (4/2/2026), HIPSI menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga dan relawan di posko yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Tegal.
Ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Kabupaten Tegal, Eko Wahyudi Sagino, menyampaikan bahwa keterlibatan HIPSI dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen santri untuk selalu hadir di tengah umat.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat. Musibah bencana alam berupa tanah bergerak, banjir, dan kerusakan rumah di Desa Padasari ini adalah ujian bersama. HIPSI bersama jaringan relawan akan terus bekerja untuk kemanusiaan,” ujar Eko Wahyudi.
Ia menegaskan bahwa HIPSI tidak hanya bergerak secara simbolik, tetapi berupaya hadir secara nyata membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana.
“Bagi para dermawan yang ingin memberikan donasi atau bantuan lainnya, kami mengimbau agar dapat langsung menyalurkannya ke posko bencana resmi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal, agar penyalurannya tepat sasaran dan terkoordinasi,” tambahnya.
Eko juga meminta doa dari para pembaca dan masyarakat luas agar seluruh proses penanganan bencana berjalan lancar, serta para relawan diberikan kekuatan lahir dan batin.
“Kami mohon doa agar para relawan yang saat ini masih melakukan evakuasi dan pendampingan warga tetap diberi kesehatan, kekuatan, dan keteguhan hati. Hingga berita ini dirilis, hujan masih turun cukup deras,” ungkapnya.
Menurut Eko, bencana ini menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dirawat, terlebih dalam situasi darurat yang membutuhkan kehadiran banyak pihak.
“HIPSI bersama elemen NU dan masyarakat akan terus berkhidmah. Ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga ikhtiar bersama untuk menguatkan sesama,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan HIPSI Kabupaten Tegal yang berada langsung di lapangan, M Jam’ani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah ikut membantu aksi kemanusiaan tersebut.
“Terima kasih kepada HIPSI. Semoga tambah keberkahannya, amin,” ujar Jam’ani.
Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari berbagai komunitas dan jaringan sahabat HIPSI, termasuk pakaian layak pakai yang sangat dibutuhkan warga.
“Bantuan pakaian pantas pakai ini dari teman-teman komunitas Rumah Joglo, juga dari Bude Maadah atau Budewan. Semua kami kumpulkan dan salurkan bersama,” jelasnya.
Jam’ani menambahkan bahwa seluruh bantuan tersebut dibawa langsung oleh relawan HIPSI dari Slawi menuju lokasi bencana di Padasari.
“Kami membawa bantuan ini langsung dari Slawi ke lokasi, agar bisa segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak, sekaligus menjadi penguat semangat bagi mereka yang tengah diuji musibah.
“Semoga apa yang kami bawa ini bermanfaat dan menjadi amal kebaikan bersama. Kami hanya perantara, semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat,” pungkas Jam’ani.
Kehadiran HIPSI di tengah bencana Padasari menambah deretan panjang elemen NU dan komunitas masyarakat yang bahu-membahu membantu sesama. Semangat khidmah dan solidaritas ini menjadi cermin nilai-nilai ke-NU-an yang hidup di tengah masyarakat.
Di tengah hujan yang masih mengguyur, para relawan tetap bertahan di posko, memastikan distribusi bantuan berjalan tertib dan warga terdampak mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan.
Warta NU Tegal mengajak seluruh warga Nahdliyin dan masyarakat luas untuk terus mendoakan keselamatan warga Padasari serta mendukung upaya kemanusiaan yang dilakukan berbagai pihak.
Musibah ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial, sebagaimana nilai yang senantiasa diajarkan dalam tradisi Nahdlatul Ulama.
Editor : Tahmid
Kontributor : Eko Wahyudi Sagino












