Berita  

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Traju Bumijawa, Belasan Rumah Warga Rusak

Avatar photo
Hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Traju, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, pada Rabu (4/3/2026) sore.

Bumijawa, Warta NU Tegal

Hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Traju, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, pada Rabu (4/3/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan atap sejumlah rumah warga rusak dan beterbangan.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga pembaruan laporan pada pukul 19.20 WIB, aparat pemerintah desa bersama relawan masih melakukan asesmen terhadap dampak kerusakan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerusakan material pada sejumlah rumah warga, terutama pada bagian atap yang terbuat dari asbes serta rangka kaso dan reng.

Pantauan Warta NU Tegal menyebutkan, hujan deras yang mengguyur wilayah Bumijawa disertai hembusan angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

Angin berembus cukup kuat hingga merusak atap rumah warga di beberapa titik lokasi.

Kerusakan dilaporkan tersebar di wilayah RT 01 dan RT 02 RW 01 serta RW 02 Desa Traju.

Berdasarkan data sementara, terdapat 18 warga terdampak akibat kejadian tersebut.

Di antaranya Ibu Imas, Bapak Nasrah, Ibu Sum, dan Bapak Slamet yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap rumahnya.

Selain itu, Bapak Mustofa, Ibu Sarwi, Bapak Sopyan, dan Mbok Tar juga tercatat terdampak.

Nama lain yang masuk dalam pendataan adalah Bapak Slamet Riadi dan Bapak Rajab dari RT 01 RW 02.

Sementara di wilayah RT 02 RW 02, warga terdampak antara lain Ibu Inayah, Bapak Surito, Ibu Soliha, dan Bapak Rodi.

Di RT 02 RW 01, tercatat Bapak Jahidi, Ibu Saimah, Ibu Mu’ah, dan Bapak Imron mengalami kerusakan serupa.

Sebagian besar kerusakan berupa asbes yang terlepas dan rangka atap yang patah akibat terpaan angin.

Kerugian material hingga saat ini masih dalam proses pendataan dan belum dapat dihitung secara pasti.

Baca Lainnya  PRNU Sitail Bersama Fatayat, Muslimat, dan UPZISNU Galang Donasi Peduli Padasari, Terkumpul Rp7,3 Juta dan 50 Kg Beras

Sejumlah saksi mata, seperti Bapak Darmo dan Ibu Silah dari RT 01 RW 02, menyebut angin datang secara mendadak setelah hujan mengguyur.

Saksi lainnya, Bapak Asikin dan Ibu Weah dari RT 02 RW 02, mengungkapkan bahwa atap rumah warga terdengar bergetar sebelum akhirnya terlepas.

Bapak Hariri dan Ibu Hestin dari RT 02 RW 01 juga membenarkan bahwa angin berlangsung singkat namun cukup merusak.

Pemerintah Desa Traju segera berkoordinasi setelah menerima laporan warga.

Pemdes bersama Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) melakukan asesmen cepat di lokasi terdampak.

Forkompimcam Bumijawa turut dilibatkan dalam proses koordinasi penanganan awal.

Hingga malam hari, situasi di Desa Traju berangsur kondusif meski warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

Editor : Tahmid
Kontributor : Ustadz Moh. Sopan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *