Jatinegara. Warta NU Tegal
Informasi bencana kembali datang dari wilayah selatan Kabupaten Tegal. Pada Rabu malam, jalur Gantungan, Kecamatan Jatinegara, dilaporkan mengalami longsor yang cukup parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Informasi tersebut diterima Warta NU Tegal dari pesan yang beredar di grup WhatsApp warga pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 20.35 WIB. Dalam pesan tersebut disebutkan telah terjadi longsor di kawasan Letter S Gantungan, Jatinegara.
Kabar ini segera menyebar luas di tengah masyarakat, mengingat jalur Gantungan merupakan akses vital yang cukup sering dilalui warga, baik untuk aktivitas ekonomi maupun mobilitas antarwilayah.
Berdasarkan pantauan sementara dari laporan warga, longsor terjadi dengan kedalaman yang cukup signifikan, tepatnya di area tikungan Letter S yang dikenal rawan. Kondisi tanah yang labil diduga kuat dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi sejak sore hingga malam hari.
Dalam pesan suara yang beredar, warga menginformasikan bahwa banyak pohon tumbang di sekitar lokasi longsor. Selain itu, sejumlah tiang di sepanjang jalur tersebut tampak miring bahkan roboh akibat pergerakan tanah.
“Pohon-pohon pada roboh, tiang-tiang pada dungkar. Sing melintas jalur Gantungan Jatinegara dimohon berhati-hati,” demikian imbauan warga dalam pesan.
Kondisi jalan dilaporkan licin dan sebagian badan jalan tertutup material longsoran serta pohon tumbang. Situasi ini dinilai sangat berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari.
Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi terkait kerugian materiil akibat longsor tersebut. Namun warga sekitar diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan sementara waktu menghindari jalur tersebut jika tidak dalam keadaan mendesak.
Tokoh masyarakat dan relawan setempat juga mulai berkoordinasi untuk menyampaikan informasi kepada pihak berwenang agar segera dilakukan penanganan darurat dan pengamanan lokasi.
Warta NU Tegal mengimbau kepada seluruh warga, khususnya masyarakat Nahdliyin dan pengguna jalan, agar selalu mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan dari aparat dan pemerintah setempat.
Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama di tengah cuaca ekstrem, sekaligus momentum untuk saling menguatkan dan mendoakan keselamatan bagi seluruh warga Kabupaten Tegal.
Editor : Tahmid












