Tegal, Warta NU Tegal
Pimpinan Cabang (PC) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kabupaten Tegal menggelar Ngaji Ramadhan 1447 H/2026 M sebagai bagian dari penguatan spiritual dan ideologis kader di bulan suci. Kegiatan berlangsung mulai (20/2/2026) hingga (13/3/2026) dan dipusatkan di Majelis Taklim Muttabiil Ulama Tarub.
Pengajian dilaksanakan setiap malam pukul 21.00 WIB hingga selesai, setelah rangkaian ibadah Tarawih. Seluruh kegiatan juga disiarkan secara langsung melalui akun Facebook PC GP Ansor Kabupaten Tegal, sehingga jamaah dapat mengikuti secara daring.

Pantauan Warta NU Tegal, Ngaji Ramadhan tahun ini disusun secara sistematis dengan melibatkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Tegal dalam jadwal bergilir selama 18 pertemuan.
- Jumat, (20/2/2026), Ngaji Ramadhan dibuka bersama PAC Tarub sebagai tuan rumah pembuka rangkaian kegiatan.
- Sabtu, (21/2/2026), PAC Margasari.
- Ahad, (22/2/2026), PAC Kramat.
- Senin, (23/2/2026), PAC Lebaksiu.
- Selasa, (24/2/2026), PAC Jatinegara.
- Rabu, (25/2/2026), PAC Talang.
- Kamis, (26/2/2026), PAC Pangkah.
- Ahad, (1/3/2026), PAC Pagerbarang.
- Senin, (2/3/2026), PAC Suradadi.
- Selasa, (3/3/2026), PAC Slawi.
- Rabu, (4/3/2026), PAC Bojong.
- Kamis, (5/3/2026), PAC Dukuhwaru.
- Ahad, (8/3/2026), PAC Balapulang
- Senin, (9/3/2026), PAC Warureja
- Selasa, (10/3/2026), PAC Dukuhwaru.
- Rabu, (11/3/2026), PAC Bumijawa.
- Kamis, (12/3/2026), PAC Adiwerna.
- Jumat, (13/3/2026), PAC Kedungbanteng.
Pantauan Warta NU Tegal menunjukkan bahwa Ngaji Ramadhan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum konsolidasi kader Ansor untuk memperdalam pemahaman keislaman berbasis manhaj Ahlussunnah wal Jamaah.
Dengan model bergilir antar-PAC dan dukungan siaran langsung, kegiatan ini memperkuat ukhuwah nahdliyah sekaligus memperluas jangkauan dakwah di ruang digital.
Ngaji Ramadhan 1447 H yang diinisiasi PC MDS Rijalul Ansor Kabupaten Tegal menjadi bukti bahwa tradisi majelis ilmu tetap menjadi fondasi gerakan pemuda NU. Semangat khidmah, kaderisasi, dan penguatan ideologi Aswaja terus dirawat dalam bingkai Ramadhan yang penuh berkah.
Editor : Tahmid












