Jatinegara. Warta NU Tegal
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal melakukan kunjungan langsung ke lokasi terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kamis sore (5/2/2026). Kunjungan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran NU di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah.
Rombongan PCNU Kabupaten Tegal meninjau kondisi warga sekaligus memastikan penanganan darurat, termasuk operasional dapur umum NU Peduli yang didirikan untuk membantu kebutuhan logistik para korban.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tegal, KH Khozi’in, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak dapat terdata dengan baik. “Kami mohon kepada para petugas di lapangan untuk kembali mendata kebutuhan apa saja yang benar-benar diperlukan,” ujarnya.
KH Khozi’in menegaskan bahwa PCNU Kabupaten Tegal berkomitmen untuk segera menindaklanjuti hasil pendataan tersebut. “Insyaallah, kebutuhan yang sudah terdata akan segera kami penuhi dan kami kirimkan kembali,” katanya.
Ia berharap keberadaan dapur umum NU Peduli dapat memberikan manfaat nyata bagi warga. “Semoga dapur umum NU Peduli PCNU Kabupaten Tegal ini bisa membantu masyarakat dalam masa tanggap darurat musibah tanah bergerak di Padasari,” tuturnya.
Menurutnya, kehadiran NU bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga dukungan moral dan spiritual. “NU harus hadir bersama umat, terutama saat mereka sedang menghadapi ujian berat seperti ini,” imbuhnya.

KH Khozi’in juga mengajak seluruh elemen NU untuk terus bersinergi dalam membantu pemulihan pascabencana. “Ini adalah kerja bersama yang membutuhkan kekompakan dan keikhlasan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Kabupaten Tegal, KH Syaiful Bahri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen NU yang telah bergerak cepat membantu korban bencana. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama yang telah bahu-membahu membantu warga Padasari,” ungkapnya.
Ia menyebutkan keterlibatan berbagai badan dan lembaga NU dalam aksi kemanusiaan tersebut. “Alhamdulillah, dari LAZISNU, Lembaga Penanggulangan Bencana NU, sahabat-sahabat Ansor Banser, Garfa, Fatayat, MWCNU, semuanya bergerak luar biasa,” katanya.
KH Syaiful Bahri menegaskan bahwa solidaritas NU merupakan kekuatan utama dalam menghadapi musibah. “Bismillah, kita ikut merasakan bersama bagaimana beratnya ujian yang dirasakan warga, khususnya warga Nahdliyin di Padasari,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam membantu korban bencana. “Kami mengajak seluruh masyarakat, wabil khusus warga Nahdliyin, untuk bersama-sama memikul beban saudara-saudara kita yang terdampak,” tambahnya.
Kunjungan PCNU Kabupaten Tegal tersebut menjadi penguat semangat bagi warga terdampak bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah, melainkan ditemani oleh kepedulian dan solidaritas jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai ke-NU-an, PCNU Kabupaten Tegal berkomitmen untuk terus mengawal proses tanggap darurat hingga pemulihan, sebagai wujud khidmah NU untuk umat dan kemanusiaan.
Editor : Tahmid












