Adiwerna. Warta NU Tegal
Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 Tahun atau 1 Abad yang diselenggarakan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, berlangsung semarak pada Ahad (8/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Banjaran tersebut diisi dengan jalan sehat yang diikuti ratusan warga, pengurus NU, banom, serta masyarakat umum sebagai wujud syiar dan kebersamaan dalam momentum satu abad NU.
Hadir dan melepas langsung peserta jalan sehat, Wakil Bupati Tegal Akhmad Kholid menyampaikan apresiasi atas peran NU Ranting Banjaran dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tegal Akhmad Kholid menyampaikan bahwa dirinya sengaja hadir untuk ikut berjalan sehat bersama warga dalam rangka memperingati 100 tahun Nahdlatul Ulama.
“Hari ini saya ikut jalan sehat bersama PRNU Desa Banjaran dalam rangka 100 tahun NU. Mudah-mudahan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah Kabupaten Tegal dengan warga masyarakat,” ujar Akhmad Kholid.
Ia menegaskan bahwa peringatan satu abad NU bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan antarwarga.
“Dalam rangka 100 tahun Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan oleh Ranting Nahdlatul Ulama Desa Banjaran ini, dengan mengucap bismillah, saya nyatakan jalan sehat dimulai,” tegasnya disambut antusias peserta.
Lebih lanjut, Akhmad Kholid menekankan pentingnya menjadikan kegiatan jalan sehat sebagai sarana membangun sinergi dan solidaritas sosial di tingkat desa.
“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk jalan sehat, bukan hanya untuk memperingati Harlah NU, tetapi yang paling penting adalah membangun sinergitas dan kebersamaan antarwarga Desa Banjaran,” tuturnya.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan NU mampu mempererat hubungan antar kelompok masyarakat dan memperkuat kerukunan sosial.
“Mudah-mudahan kegiatan semacam ini bisa menciptakan kerukunan. Kalau kemarin sudah rukun, ya tambah rukun. Kalau kemarin sudah gayuh, ya tambah gayuh,” ucapnya dengan penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa kerukunan dan kebersamaan merupakan modal utama dalam membangun desa agar lebih maju dan sejahtera.
“Kalau ada kebersamaan dan kerukunan, insyaallah Desa Banjaran bisa lebih maju. Karena kerukunan dan kebersamaan adalah modal utama untuk membangun desa,” tandasnya.
Akhmad Kholid juga mendoakan agar Desa Banjaran terus berkembang dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Tegal.
“Saya doakan mudah-mudahan Banjaran desanya tambah maju dan bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Tegal,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Tegal berharap Nahdlatul Ulama di usia satu abad semakin kuat dalam mengabdi kepada umat dan bangsa.
“Mudah-mudahan dengan peringatan 100 tahun Nahdlatul Ulama ini, NU semakin maju, semakin jaya, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi warganya, masyarakat Indonesia, dan wabil khusus untuk Desa Banjaran,” pungkasnya.
Peringatan Harlah 1 Abad NU PRNU Desa Banjaran ini menjadi bukti bahwa NU tetap hadir di tengah masyarakat sebagai perekat sosial, penggerak kebersamaan, serta penjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Melalui kegiatan jalan sehat dan silaturahmi warga, NU Ranting Banjaran menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang rukun, guyub, dan berdaya menuju desa yang maju dan bermartabat.
Editor : Tahmid












