Warta  

LPBI NU Jatinegara Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Tanah Bergerak di Padasari

Avatar photo
LPBI NU MWCNU Kecamatan Jatinegara bergerak cepat menanggapi krisis air bersih akibat tanah bergerak yang dialami warga Desa Padasari. Distribusi air bersih dilaksanakan pada Sabtu (18/4/2026) di lokasi hunian sementara (huntara) Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Jatinegara, Warta NU Tegal

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) MWCNU Kecamatan Jatinegara menunjukkan respons cepat terhadap krisis air bersih yang dialami warga terdampak tanah bergerak di Desa Padasari.

Kegiatan distribusi air bersih dilaksanakan pada Sabtu (18/4/2026) di lokasi Hunian Sementara (Huntara) Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari ikhtiar NU dalam menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat bencana.

Sebanyak 8.000 liter air bersih (dua tangki) disalurkan kepada 567 jiwa warga terdampak, bekerja sama dengan BPBD dan PMI Kabupaten Tegal.

Ketua LPBI NU MWCNU Kecamatan Jatinegara, Rereb Kanthi Pangestu, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian pasca pelantikan pengurus.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja LPBI NU MWCNU Kecamatan Jatinegara,” ujarnya.

Ia menyebut, aksi ini juga menjadi bukti awal gerak cepat pasca pelantikan.

“Ini adalah kerja nyata kami setelah dilantik pada Ahad, 12 April 2026,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi warga di huntara membutuhkan perhatian serius.

“Warga Padasari yang kini berada di Huntara Capar mengalami kekurangan air bersih,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama.

“Air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak,” jelasnya.

Rereb menyampaikan bahwa LPBI NU hadir untuk memberikan solusi konkret.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga.

“Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan BPBD dan PMI Kabupaten Tegal,” imbuhnya.

Menurutnya, sinergi menjadi kunci keberhasilan aksi kemanusiaan.

“Kolaborasi ini sangat penting agar bantuan tepat sasaran,” katanya.

Ia menyebut bahwa total bantuan air bersih terus bertambah.

Baca Lainnya  GP Ansor Lebaksiu Turun Langsung Evakuasi Warga Terdampak Tanah Bergerak Padasari

“Alhamdulillah hingga saat ini total sudah terpenuhi sekitar 24.000 liter air bersih,” ungkapnya.

Rereb juga mengapresiasi antusiasme warga.

“Alhamdulillah warga sangat antusias menerima bantuan ini,” ujarnya.

Ia berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari.

“Semoga bantuan ini bisa mencukupi kebutuhan air warga untuk sementara waktu,” harapnya.

Ia menegaskan komitmen LPBI NU untuk terus hadir.

“LPBI NU akan terus hadir membantu masyarakat dalam kondisi darurat,” tegasnya.

Menurutnya, semangat gotong royong harus terus dijaga.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membantu sesama,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa khidmah NU harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

“NU harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” imbuhnya.

Rereb menutup dengan harapan.

“Semoga kondisi segera pulih dan warga dapat kembali beraktivitas normal,” pungkasnya.

Kegiatan ini menegaskan komitmen MWCNU Jatinegara dalam menebar kebaikan dan menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat khidmah Nahdlatul Ulama dalam melayani umat tanpa batas.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *