Warta  

Pelantikan MWCNU Bojong 2026–2031 dan Halal Bihalal Banom NU Perkuat Sinergi Jam’iyah dan Pemerintah

Avatar photo
Jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bojong masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal Banom NU se-Kecamatan Bojong, yang digelar di Gedung Auditorium MWCNU Kecamatan Bojong pada Ahad (19/4/2026).

Bojong, Warta NU Tegal

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bojong masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal Banom NU se-Kecamatan Bojong, Ahad (19/4/2026).

Kegiatan dihadiri unsur Forkopimcam, pengurus ranting NU se-Kecamatan Bojong, para kepala desa, serta badan otonom NU seperti Muslimat, GP Ansor, Fatayat, IPNU-IPPNU, dan Banser.

Dalam pelantikan tersebut, KH. Irham ZA ditetapkan sebagai Rois Syuriyah dan Ustadz Slamet sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa bakti 2026–2031.

Ketua panitia pelaksana, M. Nasikhun Umam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para tamu undangan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir,” katanya.

Menurutnya, kehadiran berbagai unsur menunjukkan kekompakan.

“Kehadiran Forkopimcam, kepala desa, PRNU, dan Banom NU menjadi bukti kebersamaan kita,” jelasnya.

Ia berharap sinergi ini terus terjaga.

“Semoga kebersamaan ini terus terjalin dalam kegiatan-kegiatan NU ke depan,” imbuhnya.

Nasikhun menegaskan pentingnya dukungan semua pihak.

“Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik.

“Semoga pengurus yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Bojong, Domiri, menekankan pentingnya peran NU sebagai mitra pemerintah.

“Kami berharap MWCNU yang baru dilantik dapat menjadi mitra pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan peran strategis NU di tingkat lokal.

“NU memiliki peran penting baik di tingkat kecamatan maupun desa,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi harus terus diperkuat.

“Sinergi antara NU dan pemerintah harus terus dijaga,” imbuhnya.

Baca Lainnya  100 Hari Kinerja Nyata Kemenag Tegal, Perkuat Pelayanan Publik Berbasis Nilai Keagamaan

Ia juga mendorong peran aktif dalam pembangunan masyarakat.

“MWCNU diharapkan turut berperan dalam pembangunan masyarakat,” tegasnya.

Camat Bojong menilai NU sebagai kekuatan sosial yang besar.

“NU memiliki potensi besar dalam menggerakkan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pengurus baru mampu menjawab tantangan.

“Kepengurusan baru harus mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.

Domiri menutup dengan harapan besar terhadap NU.

“Semoga NU Bojong semakin maju dan memberikan manfaat luas,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Katib PCNU Kabupaten Tegal, KH. Subhan Mubarok, memberikan arahan kepada pengurus yang baru dilantik.

“Kami mengajak seluruh pengurus untuk lebih aktif dalam menjalankan organisasi,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya penguatan jam’iyah.

“MWCNU harus menjadi motor penggerak jam’iyah Nahdlatul Ulama,” katanya.

Menurutnya, NU harus terus berkembang.

“Organisasi ini harus terus maju dan berkembang,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan visi besar para pendiri NU.

“Kita harus melanjutkan cita-cita para muassis NU,” tegasnya.

KH Subhan menekankan peran dalam dakwah Islam.

“NU harus berperan aktif dalam menyebarkan Islam rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Ia mengajak pengurus untuk meningkatkan kontribusi.

“Pengurus harus hadir di tengah masyarakat dengan kontribusi nyata,” katanya.

Ia menutup dengan pesan penguatan komitmen.

“Jalankan amanah ini dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi Nahdlatul Ulama di Kecamatan Bojong, sekaligus memperkokoh sinergi antara jam’iyah, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Editor : Tahmid
kontributor : Amani Hamdan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *