Quran  

Halal Bihalal dan Pembukaan Rutinan MMQ Tilawati Jatinegara–Bojong Perkuat Ukhuwah dan Semangat Mengajar Al-Qur’an

Avatar photo
Kegiatan pembukaan rutin Majelis Mu’allimil Qur’an (MMQ) yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal dihadiri oleh jajaran Pengurus Korcam Metode Tilawati Kecamatan Jatinegara, para Kepala TPQ, serta para asatidz, yang dilaksanakan pada Ahad, (19/04/2026), bertempat di rumah Ust. Tahmid, TPQ Miftahul Huda Sitail.

Jatinegara, Warta NU Tegal

Kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan pembukaan rutin Majelis Mu’allimil Qur’an (MMQ) TPQ Metode Tilawati se-Kecamatan Jatinegara dan Bojong digelar pada Ahad (19/4/2026).

Bertempat di kediaman Ustadz Tahmid, pengasuh TPQ Miftahul Huda Sitail, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus menguatkan komitmen para guru Al-Qur’an dalam membina generasi Qur’ani.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kepala TPQ, para asatidz dan asatidzah se-Kecamatan Jatinegara dan Bojong, serta jajaran pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) Metode Tilawati di wilayah Jatinegara dan Bojong

Tuan rumah kegiatan, Ustadz Tahmid, menyampaikan sambutan mewakili keluarga besar TPQ Miftahul Huda Sitail sekaligus Badko LPQ Kecamatan Jatinegara.

“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu di tempat yang sederhana ini,” ujarnya.

Ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.

“Merupakan kehormatan bagi kami dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan penuh berkah ini,” katanya.

Tahmid juga menyampaikan permohonan maaf dalam momentum Halal Bihalal.

“Kami mohon maaf lahir dan batin apabila dalam penyambutan terdapat kekurangan,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini mempererat ukhuwah.

“Semoga silaturahmi ini semakin memperkuat ukhuwah islamiyah di antara kita,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan.

“Momentum ini sangat baik untuk menyatukan langkah dalam membimbing generasi Qur’ani,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengajaran.

“Kami berharap para mu’allim semakin semangat mengajarkan Al-Qur’an dengan baik dan benar,” ujarnya.

Tahmid turut menyampaikan agenda penting ke depan.

“Dalam waktu dekat, masing-masing lembaga dimohon mempersiapkan berkas perpanjangan izin operasional,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan program lain yang akan dilaksanakan.

“Juga akan dilaksanakan verifikasi bantuan insentif serta persiapan FASI Kabupaten Tegal,” tambahnya.

Ia berharap dukungan semua pihak untuk keberhasilan program tersebut.

“Mohon doa dan dukungan agar peserta FASI dari Jatinegara sukses membawa nama baik kecamatan,” pungkasnya.

Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) Jatinegara dan Bojong, Kiai Muhaimin.

“Kita sebagai guru TPQ harus mengajar dengan niat mencari ridha Allah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keteladanan.

“Guru harus menjadi uswah bagi para santri,” tegasnya.

Menurutnya, penampilan bukan ukuran utama.

“Jangan merasa paling benar hanya karena penampilan,” katanya.

Ia mengingatkan agar tidak meremehkan orang lain.

“Bisa jadi orang yang kita anggap biasa justru wali Allah,” ujarnya.

Ia mengajak menjaga kebersihan hati.

“Usahakan hati kita bersih dan jangan mudah suudzon,” pesannya.

Menurutnya, keikhlasan menjadi kunci dalam mengajar.

“Urusan mengajar harus ditata dengan niat yang lurus,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya husnudzon.

“Kita harus selalu berhusnudzon kepada sesama,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya konsistensi dalam belajar.

“Kalau mengajak orang ngaji, kita juga harus rajin ngaji,” tegasnya.

Ia menyinggung pentingnya keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan menyuruh orang lain sementara kita tidak melakukannya,” imbuhnya.

Kiai Muhaimin menutup dengan pesan reflektif bagi para guru.

“Perbaiki diri kita sebelum mengajak orang lain menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *