Warta  

Arah Kiblat Masjid An Nur Cerih Diukur Ulang, Hasilnya Tepat Mengarah ke Ka’bah

Avatar photo
Kegiatan pengukuran dan penentuan arah kiblat dilaksanakan di Masjid An Nur Cerih pada Kamis (4/6/2026) bekerja sama dengan tim penyuluh agama dari KUA Kecamatan Jatinegara.

Jatinegara, Warta NU Tegal

Upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibadah kepada jamaah terus dilakukan oleh pengurus Masjid An Nur Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara. Salah satunya melalui kegiatan pengukuran dan penentuan arah kiblat yang dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) bekerja sama dengan tim penyuluh agama dari KUA Kecamatan Jatinegara.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid An Nur tersebut mendapat perhatian masyarakat dan pengurus masjid. Pengukuran dilakukan secara teliti guna memastikan arah kiblat masjid benar-benar mengarah ke Ka’bah di Makkah sehingga memberikan ketenangan dan keyakinan bagi jamaah dalam melaksanakan ibadah shalat.

Ketua Tanfidziyah Desa Cerih, Ustadz Muro’i atau yang akrab disapa Ustadz Asmawardi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pengukuran arah kiblat tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari ikhtiar menjaga kesempurnaan pelaksanaan ibadah umat Islam.

“Kami bersyukur karena hari ini Masjid An Nur mendapatkan pendampingan langsung dari tim KUA Kecamatan Jatinegara dalam melakukan pengukuran arah kiblat secara ilmiah dan akurat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kepastian arah kiblat menjadi hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan shalat berjamaah yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh sarana pendukung ibadah, termasuk arah kiblat, benar-benar sesuai dengan ketentuan syariat,” katanya.

Ustadz Asmawardi juga mengapresiasi profesionalitas tim pengukur yang bekerja dengan penuh ketelitian menggunakan beberapa metode pengukuran untuk mendapatkan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Subekhi dan seluruh tim yang telah meluangkan waktu serta tenaga untuk membantu masyarakat Cerih dalam memastikan arah kiblat masjid ini,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil pengukuran yang menunjukkan arah kiblat tepat mengarah ke Ka’bah menjadi kabar yang menggembirakan bagi seluruh jamaah Masjid An Nur.

Baca Lainnya  Ini Susunan Kepengurusan MWCNU Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal Lengkap Masa Khidmah 2026 – 2031

“Semoga hasil pengukuran ini semakin menambah keyakinan dan kekhusyukan jamaah dalam melaksanakan ibadah, sekaligus menjadi keberkahan bagi masyarakat Desa Cerih,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengukur dari KUA Kecamatan Jatinegara, Ustadz Subekhi, menjelaskan bahwa proses pengukuran dilakukan secara cermat dengan memanfaatkan beberapa metode yang saling melengkapi untuk memperoleh tingkat akurasi yang tinggi.

“Dalam pengukuran ini kami menggunakan tiga metode yang berbeda sebagai bentuk verifikasi silang, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar valid dan sesuai dengan kaidah pengukuran arah kiblat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan, arah kiblat Masjid An Nur dinyatakan telah sesuai dan tepat mengarah ke Ka’bah di Kota Makkah.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pengukuran dan pengecekan berulang, arah kiblat Masjid An Nur Cerih terbukti sudah sesuai. Jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih mantap dan tenang,” katanya.

Menurut Ustadz Subekhi, kegiatan semacam ini merupakan bagian dari pelayanan keagamaan KUA kepada masyarakat agar pelaksanaan ibadah semakin berkualitas dan sesuai tuntunan syariat Islam.

“Semoga sinergi antara KUA, pengurus masjid, dan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam berbagai program keagamaan yang membawa kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Kegiatan pengukuran arah kiblat Masjid An Nur Cerih menjadi bukti nyata kolaborasi yang baik antara masyarakat, pengurus masjid, dan KUA Kecamatan Jatinegara. Dengan hasil pengukuran yang tepat mengarah ke Ka’bah, diharapkan jamaah semakin mantap, khusyuk, dan istiqamah dalam menjalankan ibadah, sekaligus memperkuat tradisi keislaman Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah masyarakat.

Editor : Tahmid
Kontributor : Arindra Bagus Santoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *