Berita  

Fokus Bangun Madrasah Literasi, BP3MNU Warureja Resmi Dilantik

Avatar photo
Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (BP3MNU) Kecamatan Warureja resmi dilantik untuk masa kepengurusan baru di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Warureja pada Sabtu, (24/1/2026).

Warureja. Warta NU Tegal

Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (BP3MNU) Kecamatan Warureja resmi memiliki kepengurusan baru setelah dilantik pada Sabtu (24/1/2026) di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Warureja. Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan tata kelola dan arah pengembangan pendidikan Ma’arif NU di wilayah Warureja, sekaligus momentum konsolidasi seluruh elemen madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan di era literasi dan transformasi sosial yang kian kompleks.

Pelantikan jajaran pengurus BP3MNU tersebut dihadiri oleh Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Tegal, unsur MWCNU Warureja, tokoh pendidikan, kepala madrasah, serta pengelola lembaga pendidikan Ma’arif NU se-Kecamatan Warureja. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya dukungan struktural NU terhadap peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian dari khidmah organisasi dalam mencerdaskan kehidupan umat dan bangsa.

Selain prosesi pengukuhan, kegiatan juga diisi dengan sambutan, pengarahan, dan penguatan visi pengembangan pendidikan Ma’arif NU. Hal ini menunjukkan bahwa BP3MNU tidak hanya diposisikan sebagai struktur administratif, melainkan sebagai motor penggerak kualitas, karakter, dan daya saing madrasah di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Momentum pelantikan ini juga menjadi ruang refleksi bersama atas tantangan pendidikan ke depan, terutama dalam menghadapi perubahan zaman yang menuntut madrasah tidak hanya unggul dalam aspek keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya literasi. Karena itu, sinergi antara BP3MNU, LP Ma’arif, madrasah, serta masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Pengurus Cabang LP Ma’arif NU Kabupaten Tegal, Bapak Muhdi, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan BP3MNU Warureja yang baru. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun pendidikan Ma’arif NU yang unggul, bermutu, dan berkarakter Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.

Baca Lainnya  Gerakan Peduli dan Berbagi, UPZ BADKO LPQ Pagerbarang Hadir untuk Guru dan Santri

“BP3MNU adalah ujung tombak pengelolaan pendidikan Ma’arif NU di tingkat kecamatan. Karena itu, pengurus harus memiliki visi yang jelas, komitmen yang kuat, serta kesiapan untuk bekerja secara kolektif dan berkelanjutan,” ujar Muhdi.

Menurut Muhdi, tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks, sehingga madrasah harus dikelola secara profesional tanpa kehilangan ruh ke-NU-an. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik, perencanaan program yang terukur, serta penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan agar madrasah Ma’arif NU mampu bersaing dan tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

“Madrasah Ma’arif NU harus mampu menjadi lembaga pendidikan yang unggul secara akademik, kuat secara karakter, dan kokoh dalam ideologi Aswaja. Ini membutuhkan kerja keras, keikhlasan, dan kesinambungan program,” tegasnya.

Muhdi juga mendorong BP3MNU Warureja untuk menjadikan literasi sebagai fondasi utama pengembangan madrasah. Menurutnya, budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis harus ditanamkan sejak dini agar peserta didik memiliki kecakapan intelektual sekaligus kepekaan sosial.

“Literasi bukan hanya soal buku, tetapi tentang membangun cara berpikir, memperluas wawasan, dan menumbuhkan karakter pembelajar sepanjang hayat,” tambahnya.

Ia berharap BP3MNU Warureja mampu menjadi teladan bagi kecamatan lain dalam mengelola pendidikan Ma’arif NU secara sistematis dan berorientasi mutu. Dengan sinergi yang kuat antara struktur NU dan pengelola pendidikan, Muhdi optimistis madrasah Ma’arif NU akan terus berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

“LP Ma’arif NU Kabupaten Tegal siap mendampingi dan mengawal setiap ikhtiar BP3MNU dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BP3MNU Warureja terlantik, Kiai M. Syaefudin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan komitmen. Ia menegaskan bahwa BP3MNU Warureja akan fokus pada program unggulan bertajuk Membangun Madrasah Literasi.

“Kami menyadari bahwa tantangan pendidikan hari ini menuntut madrasah untuk adaptif, kreatif, dan inovatif. Karena itu, literasi menjadi fokus utama kami dalam membangun kualitas madrasah,” ujar Kiai Syaefudin.

Baca Lainnya  MWCNU Lebaksiu Perkuat TPQ Lewat Ujian Bersama Badko LPQ untuk Cetak Generasi Qur’ani

Menurutnya, penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah Ma’arif NU bukan hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter santri yang kritis, berwawasan luas, dan berakhlakul karimah. Literasi dipandang sebagai pintu masuk untuk membangun peradaban ilmu yang berakar pada nilai-nilai Aswaja.

“Madrasah literasi adalah madrasah yang hidup dengan ilmu, diskusi, dan tradisi belajar yang berkelanjutan,” jelasnya.

Kiai Syaefudin menekankan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari pengurus BP3MNU, kepala madrasah, guru, hingga dukungan masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama membangun ekosistem pendidikan yang kondusif dan berdaya saing.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan BP3MNU adalah keberhasilan bersama,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa BP3MNU Warureja akan mengedepankan prinsip kolaborasi, transparansi, dan keberlanjutan program. Setiap kebijakan dan kegiatan akan dirancang untuk menjawab kebutuhan riil madrasah dan peserta didik.

“Yang terpenting adalah keberlanjutan. Program tidak berhenti pada wacana, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh madrasah,” ungkapnya.

Kiai Syaefudin berharap kepengurusan yang baru ini dapat menjadi ruang khidmah dan ladang amal jariyah bagi seluruh pengurus. Ia optimistis, dengan niat yang lurus dan kerja kolektif, pendidikan Ma’arif NU di Warureja akan semakin maju dan bermartabat.

“Semoga Allah SWT meridhai setiap langkah kita dalam mengabdi melalui pendidikan,” pungkasnya.

 

Editor : Tahmid
Kontributor : Ustadz Abdul Salam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *