Jatinegara, Warta NU Tegal
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan warga Nahdliyin melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan Majelis Taklim Desa Slaranglor, Kecamatan Dukuhwaru. Pada Senin (1/6/2026), bantuan untuk warga terdampak bencana alam di Desa Padasari disalurkan melalui Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jatinegara.
Bantuan dengan total dana sebesar Rp3.370.000 tersebut disalurkan melalui Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jatinegara, Ustadz Bagus Santoso, dan diserahkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jatinegara. Bantuan diterima langsung oleh Katib Syuriah PRNU Desa Padasari, Ustadz Aris Sadirin, sebagai perwakilan masyarakat terdampak bencana.
Dalam keterangannya kepada Warta NU Tegal, Ustadz Bagus Santoso mengapresiasi kepedulian jamaah Majelis Taklim Desa Slaranglor yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.
“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian umat Islam terhadap sesama, khususnya kepada warga yang sedang menghadapi cobaan akibat bencana alam,” ujarnya.
Menurutnya, semangat berbagi dan saling membantu merupakan ajaran yang selalu ditanamkan dalam tradisi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
“Ketika ada saudara kita yang mengalami kesulitan, maka sudah menjadi kewajiban moral bagi kita untuk hadir dan memberikan dukungan sesuai kemampuan yang dimiliki,” katanya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus meringankan beban yang mereka rasakan.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit mengurangi kesulitan yang sedang dihadapi warga Padasari,” tuturnya.
Bagus juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong yang telah menjadi karakter bangsa dan warga Nahdlatul Ulama.
“Semangat kebersamaan dan solidaritas sosial harus terus dijaga karena menjadi kekuatan besar dalam menghadapi berbagai persoalan kemasyarakatan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan yang terkumpul merupakan hasil keikhlasan para jamaah dan donatur yang berharap memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
“Semoga setiap rupiah yang didonasikan menjadi amal saleh yang diterima Allah SWT serta mendatangkan keberkahan bagi para pemberinya,” jelasnya.
Mengakhiri keterangannya, ia mendoakan agar masyarakat terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian yang sedang dialami.
“Kami berharap warga Padasari diberikan kesabaran, kesehatan, dan kemudahan untuk segera bangkit kembali pascabencana,” pungkasnya.
Sementara itu, Katib Syuriah PRNU Desa Padasari, Ustadz Aris Sadirin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Majelis Taklim Desa Slaranglor beserta seluruh donatur.
“Atas nama masyarakat Desa Padasari, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jamaah Majelis Taklim Desa Slaranglor dan para donatur,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan tersebut memiliki nilai yang sangat berarti bagi warga yang sedang berupaya memulihkan kondisi setelah terdampak bencana.
“Bantuan ini bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga yang sedang berjuang untuk bangkit kembali,” katanya.
Ustadz Aris Sadirin menilai kepedulian yang ditunjukkan warga Slaranglor menjadi bukti kuatnya ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan antarwarga Nahdliyin.
“Kami merasakan betul bahwa kepedulian saudara-saudara kita menjadi energi positif yang menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi peran Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jatinegara yang telah membantu proses penyaluran bantuan hingga sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berterima kasih kepada Ustadz Bagus Santoso yang telah menjadi penghubung dan memfasilitasi penyaluran bantuan ini dengan baik,” ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi antara lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, dan warga merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.
“Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus dirawat agar masyarakat semakin kuat menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.
Mengakhiri keterangannya, Aris mendoakan seluruh pihak yang telah membantu agar mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.
“Semoga seluruh donatur, jamaah Majelis Taklim, dan pihak yang terlibat mendapatkan pahala berlipat serta keberkahan dalam kehidupan mereka,” pungkasnya.
Editor : Tahmid












