lapsus  

Ziarah On The Road Harlah ke-92, GP Ansor Kabupaten Tegal Rawat Spirit Khidmah dan Keteladanan Tokoh NU

Avatar photo
Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal menggelar kegiatan “Ziarah On The Road” pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Harlah ke-92 GP Ansor sekaligus menjelang Pengukuhan Pengurus Lembaga PC GP Ansor Kabupaten Tegal, dengan berziarah ke makam para tokoh Ansor dan pendiri Kabupaten Tegal.

Slawi, Warta NU Tegal

Memperingati Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor, Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal menggelar kegiatan “Ziarah On The Road” dengan mengunjungi sejumlah makam tokoh Ansor dan pendiri Kabupaten Tegal pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Harlah GP Ansor ke-92 sekaligus ikhtiar merawat tradisi ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah melalui ziarah dan doa bersama.

Ziarah dimulai setelah Salat Jum’at, pukul 15.00 WIB, dengan titik keberangkatan di halaman Gedung PCNU Kabupaten Tegal. Kegiatan ini melibatkan jajaran pengurus PC GP Ansor Kabupaten Tegal, kader Banser, Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor, serta para kader muda Ansor dari berbagai wilayah.

Adapun sejumlah makam tokoh yang diziarahi dalam kegiatan tersebut antara lain makam almarhum Agus Siswoyo, almarhum Ki Enthus Susmono, almarhum KH Abu Khaer Nasori, serta makam Ki Gede Sebayu yang berada di Danawarih, Kecamatan Balapulang.

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal, M. Abdul Basir mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial harlah, melainkan perjalanan spiritual untuk meneladani perjuangan para tokoh Ansor dan ulama terdahulu.

“Ziarah ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kader bahwa perjuangan Ansor hari ini tidak lahir begitu saja, tetapi dibangun dari pengabdian para tokoh terdahulu,” ujar Basir.

Menurutnya, tradisi ziarah merupakan warisan ulama NU yang sarat nilai keteladanan, penghormatan kepada pendahulu, sekaligus penguat spiritualitas kader dalam berkhidmah di tengah masyarakat.

“Kami ingin kader Ansor memiliki ikatan batin dengan para muassis dan tokoh organisasi sehingga semangat perjuangan mereka terus hidup dalam gerakan Ansor hari ini,” katanya.

Basir menjelaskan, makam yang diziarahi merupakan tokoh-tokoh yang memiliki jasa besar bagi perjalanan GP Ansor maupun perkembangan Kabupaten Tegal pada masanya.

Baca Lainnya  Tanah Gerak Berulang, Warga Padasari Harap Relokasi Segera

“Mereka adalah figur yang telah memberikan teladan pengabdian. Ada yang berjuang melalui organisasi, pemerintahan, kebudayaan, hingga dakwah kemasyarakatan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, ziarah juga menjadi momentum muhasabah bagi seluruh kader agar senantiasa menjaga niat dan keikhlasan dalam menjalankan amanah organisasi.

“Dalam ziarah ini kita belajar bahwa jabatan hanyalah titipan, sedangkan yang abadi adalah manfaat dan pengabdian kepada umat,” tuturnya.

Basir berharap melalui kegiatan tersebut, para kader Ansor semakin istiqamah menjaga tradisi ke-NU-an serta terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Kami ingin kader Ansor tetap menjadi pelayan umat, menjaga tradisi ulama, dan hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa GP Ansor Kabupaten Tegal akan terus memperkuat gerakan kaderisasi yang tidak hanya berorientasi organisatoris, tetapi juga spiritual dan kebudayaan.

“Ansor harus kuat secara organisasi, matang secara spiritual, dan kokoh menjaga nilai kebangsaan serta tradisi Islam Nusantara,” tegasnya.

Menurut Basir, kegiatan ziarah tersebut juga menjadi pengingat bahwa perjuangan organisasi harus dijalankan dengan akhlak, adab, dan semangat persatuan.

“Kita ingin Ansor terus tumbuh menjadi organisasi yang santun, teduh, dan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Harlah ke-92 GP Ansor PC GP Ansor Kabupaten Tegal, M. Zaenudin melalui Sekretaris Nurkhasan menyampaikan bahwa kegiatan ziarah sengaja dirancang sebagai bagian penting dalam rangkaian harlah tahun ini.

“Ziarah On The Road menjadi pembuka rangkaian kegiatan Harlah GP Ansor ke-92 karena kami ingin seluruh kader memulai agenda organisasi dengan doa dan penghormatan kepada para pendahulu,” ujar Nurkhasan.

Ia menyebut tokoh-tokoh yang diziarahi merupakan sosok yang memiliki kedekatan historis dengan perjalanan GP Ansor Kabupaten Tegal maupun masyarakat Tegal secara umum.

Baca Lainnya  HIPSI Tegal Turun Langsung Salurkan Bantuan, Teguhkan Khidmah Kemanusiaan untuk Padasari

“Almarhum Agus Siswoyo merupakan mantan Ketua PC GP Ansor, almarhum Ki Enthus Susmono dikenal sebagai mantan Bupati Tegal sekaligus Kasatkorcab Banser, kemudian KH Abu Khaer Nasori dan Ki Gede Sebayu adalah tokoh penting yang dihormati masyarakat,” jelasnya.

Menurut Nurkhasan, pemilihan lokasi ziarah dilakukan dengan mempertimbangkan nilai sejarah dan keteladanan perjuangan dari masing-masing tokoh tersebut.

“Kami ingin kader Ansor mengenal sejarah tokohnya sendiri agar tumbuh rasa memiliki terhadap organisasi dan perjuangan NU,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan ziarah mendapat sambutan antusias dari kader Ansor dan Banser karena dinilai mampu memperkuat ukhuwah serta semangat kebersamaan antaranggota.

“Alhamdulillah para kader sangat antusias mengikuti ziarah dari awal hingga selesai. Ini menunjukkan kecintaan mereka terhadap tradisi dan perjuangan para ulama,” ujarnya.

Nurkhasan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut ke depan akan dijadikan program rutin yang dikelola oleh MDS Rijalul Ansor Kabupaten Tegal.

“Kami berharap Ziarah On The Road tidak berhenti di momentum harlah saja, tetapi menjadi agenda rutin yang terus berjalan setiap tahun,” ungkapnya.

Ia mengatakan, tradisi ziarah penting dijaga sebagai bagian dari karakter kader Ansor yang berpegang teguh pada ajaran ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah.

“Ansor harus tetap dekat dengan ulama, menjaga tradisi, dan tidak tercerabut dari akar budaya serta nilai-nilai keislaman Nusantara,” tuturnya.

Selain ziarah, lanjut Nurkhasan, rangkaian Harlah ke-92 GP Ansor Kabupaten Tegal juga akan diisi berbagai kegiatan kaderisasi, olahraga, dan kebudayaan.

“Kami akan melaksanakan Turnamen Minisoccer Ansor Cup, Muskercab I, hingga puncak pengukuhan pengurus lembaga PC Ansor yang dirangkai pagelaran budaya bersama Ki Haryo Enthus Susmono,” tandasnya.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *