Berita  

NU Ranting Sumbarang Bersama Banom NU Salurkan Bantuan Logistik dan Dana Rp4 Juta ke Posko MWCNU Jatinegara dan LAZISNU Kabupaten Tegal

Avatar photo
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sumbarang bersama badan otonom (Banom) NU menyerahkan bantuan di Posko Bencana Peduli Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Ahad (8/2/2026).

Jatinegara. Warta NU Tegal

Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sumbarang bersama badan otonom (Banom) NU dengan turun langsung membantu warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Ahad (8/2/2026) sebagai bentuk khidmah nyata warga Nahdlatul Ulama dalam merespons musibah yang menimpa masyarakat Padasari yang kini harus mengungsi akibat bencana.

Kehadiran langsung pengurus NU Desa Sumbarang di lokasi terdampak disambut hangat oleh warga dan relawan posko, sekaligus menjadi penguat moral bagi para pengungsi yang tengah menghadapi masa sulit.

Ketua UPZISNU Ranting Desa Sumbarang, M. Jam’ani, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana dari warga NU dan masyarakat Desa Sumbarang yang tergerak membantu saudara-saudara mereka di Padasari.

“Alhamdulillah, hari ini kami dari PRNU Sumbarang bersama Banom NU bisa menyalurkan paket logistik serta bantuan uang tunai sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan,” ujar M. Jam’ani.

Ia menyampaikan, total bantuan uang tunai yang disalurkan sebesar Rp4.000.000 yang dibagi ke dalam dua posko utama penanganan bencana.

“Masing-masing posko menerima Rp2.000.000, yakni Posko MWCNU Kecamatan Jatinegara dan Posko LAZISNU Kabupaten Tegal,” jelasnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan melalui dua posko tersebut dilakukan agar distribusi dapat lebih merata dan tepat sasaran sesuai kebutuhan para pengungsi.

Jam’ani menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari amanah NU untuk selalu hadir di tengah umat, terlebih saat masyarakat mengalami musibah dan membutuhkan uluran tangan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para pengungsi dan menjadi penyemangat agar mereka tetap kuat dan sabar menghadapi ujian ini,” imbuhnya.

Baca Lainnya  HIPSI Kabupaten Tegal Bentuk Tim Peduli Bencana, Siap Turun ke Padasari

Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Desa Sumbarang, Ustadzah Siti Zaenab, menyampaikan bahwa keterlibatan Fatayat NU dalam aksi ini merupakan bentuk kepedulian perempuan NU terhadap isu-isu kemanusiaan.

“Bencana ini tidak hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga dukungan moral dan empati. Kehadiran kami di sini adalah bagian dari itu,” tutur Siti Zaenab.

Ia menambahkan, Fatayat NU Desa Sumbarang turut mendorong para ibu dan perempuan NU untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai ke-NU-an seperti ta’awun (tolong-menolong) dan tasamuh (kepedulian sosial) harus terus dihidupkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.

“Kami berdoa semoga para pengungsi diberikan kekuatan, kesehatan, dan segera mendapatkan solusi terbaik untuk tempat tinggal dan kehidupan mereka ke depan,” harapnya.

Aksi kemanusiaan PRNU Sumbarang dan Banom NU ini menjadi bukti bahwa NU senantiasa hadir sebagai organisasi keagamaan yang responsif terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

Dengan semangat khidmah dan gotong royong, warga NU berharap bantuan yang disalurkan membawa keberkahan serta menjadi penguat ikatan persaudaraan antarumat di tengah ujian bencana.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *