Jatinegara, Warta NU Tegal
Badan Koordinasi (BADKO) Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, menyalurkan donasi kemanusiaan bagi warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Sabtu (14/2/2026).
Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dari para ustadz dan ustadzah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kecamatan Bojong sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya keluarga besar guru TPQ yang terdampak langsung bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh jajaran pengurus BADKO LPQ Kecamatan Bojong ke lokasi terdampak. Bantuan disalurkan melalui Posko Bencana 1 Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal serta diberikan secara khusus kepada guru TPQ yang terdampak.
Adapun bantuan yang diserahkan berupa logistik beras, mi instan, minyak goreng, pakaian dalam, serta bantuan uang tunai sebesar Rp4.000.000 yang diperuntukkan bagi para guru TPQ terdampak di Desa Padasari.
Ketua BADKO LPQ Kecamatan Bojong, Ustadz Sopan, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini lahir dari kepedulian bersama para pengajar Al-Qur’an.
“Penggalangan donasi ini merupakan inisiatif para ustadz dan ustadzah TPQ se-Kecamatan Bojong sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita di Padasari,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan bukan semata nilai materinya, tetapi bentuk ukhuwah Islamiyah yang harus terus dirawat.
“Kami ingin hadir membersamai para guru TPQ yang terdampak. Mereka adalah pejuang pendidikan Al-Qur’an yang tetap istiqamah di tengah ujian,” tuturnya.

Menurutnya, musibah tanah bergerak yang menimpa Desa Padasari menjadi panggilan kemanusiaan bagi seluruh elemen umat.
“Bencana ini mengajarkan kita arti kebersamaan. Sudah menjadi kewajiban kita untuk saling menolong dan meringankan beban,” kata Ustadz Sopan.
Ia menjelaskan bahwa sebagian bantuan diserahkan melalui Posko Dinsos agar distribusinya terkoordinasi dengan baik.
“Kami menyerahkan logistik ke Posko Bencana 1 Dinsos Kabupaten Tegal agar penyalurannya tepat sasaran,” jelasnya.
Selain itu, BADKO LPQ juga memberikan bantuan khusus kepada guru-guru TPQ terdampak, di antaranya dari TPQ Al Khaeriyah, TPQ Bustanul Athfal, dan TPQ Nurul Ulum Padasari.
“Bantuan uang tunai Rp4.000.000 kami peruntukkan bagi guru-guru TPQ terdampak agar dapat sedikit membantu kebutuhan mendesak mereka,” imbuhnya.

Ustadz Sopan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para guru yang selama ini mengabdikan diri dalam pendidikan Al-Qur’an.
“Semoga ini menjadi amal jariyah dan mempererat ukhuwah di antara kita,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala TPQ Bustanul Athfal Padasari, Ustadz Ali Sadirin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BADKO LPQ Kecamatan Bojong.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan dari para ustadz dan ustadzah Bojong,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi para guru TPQ terdampak masih membutuhkan dukungan moral dan material.
“Bencana ini cukup berat bagi kami, terutama bagi guru-guru yang rumahnya terdampak tanah bergerak,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi para pengajar untuk tetap melanjutkan kegiatan belajar mengaji.
“Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga dukungan moral agar kami tetap kuat mendidik anak-anak,” tuturnya.
Ia berharap solidaritas antar-lembaga pendidikan Al-Qur’an terus terjalin.
“Kami berharap ukhuwah antar TPQ semakin erat dan terus bersinergi dalam dakwah pendidikan Al-Qur’an,” katanya.

Aksi kemanusiaan BADKO LPQ Bojong ini menjadi cerminan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah yang menjunjung tinggi kepedulian sosial dan gotong royong. Di tengah musibah, semangat kebersamaan tetap tumbuh di kalangan para pendidik Al-Qur’an.
Semoga kepedulian ini menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk terus berbagi dan menguatkan sesama, sehingga warga terdampak bencana di Desa Padasari dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.
Editor : Tahmid












