Warta  

PRNU Suniarsih dan Banom Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak Padasari

Avatar photo
Jajaran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Suniarsih, bersama badan otonom (Banom) dan perwakilan masyarakat, menyalurkan donasi bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari melalui Posko Bencana 1 Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal, Jumat (13/2/2026).

Jatinegara, Warta NU Tegal

Kepedulian warga Nahdliyin kembali ditunjukkan melalui aksi sosial Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Bersama badan otonom (Banom) dan masyarakat setempat, mereka menyalurkan donasi bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari.

Bantuan tersebut diserahkan ke Posko Bencana 1 Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal pada Jumat (13/2/2026). Donasi merupakan hasil iuran pengurus NU, Banom NU, serta warga Desa Suniarsih yang secara sukarela menyisihkan rezekinya.

Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako, peralatan mandi, pakaian, obat-obatan, air mineral, susu, popok anak, pembalut, jajanan anak, hingga berbagai kebutuhan bumbu dapur.

Langkah ini menjadi wujud nyata solidaritas sosial warga NU dalam merespons musibah yang menimpa masyarakat Padasari akibat bencana tanah bergerak.

Ketua Tanfidziyah PRNU Desa Suniarsih, Ustadz Nur Sidik, menyampaikan bahwa donasi tersebut lahir dari kepedulian bersama.

Ketua Tanfidziyah PRNU Desa Suniarsih, Ustadz Nur Sidik, bersama jajaran Banom dan perwakilan masyarakat menyalurkan donasi bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Jumat (13/2/2026).

“Alhamdulillah, ini adalah hasil gotong royong pengurus NU, Banom, dan warga Desa Suniarsih yang ingin membantu saudara-saudara kita di Padasari,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak para pengungsi.

“Kami berupaya mengumpulkan kebutuhan pokok seperti sembako, obat-obatan, hingga perlengkapan anak dan perempuan agar benar-benar bermanfaat,” jelasnya.

Menurutnya, musibah adalah ujian yang harus dihadapi dengan kebersamaan dan empati.

“Dalam ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, kita diajarkan untuk saling tolong-menolong. Bencana ini menjadi panggilan kemanusiaan bagi kita semua,” tuturnya.

Ustadz Nur Sidik juga berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban.

“Semoga apa yang kami berikan dapat membantu kebutuhan sehari-hari para pengungsi dan membawa manfaat,” katanya.

Baca Lainnya  Antisipasi Bencana, Lazisnu PCNU Kabupaten Tegal Perkuat Bagana dengan Peralatan Senilai Rp54 Juta

Ia turut mendoakan para donatur yang telah berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.

“Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muhsinin dengan rezeki yang luas dan keberkahan yang berlipat,” pungkasnya.

Aksi kemanusiaan PRNU Suniarsih ini menegaskan bahwa NU senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam kepedulian sosial dan penanggulangan bencana.

Solidaritas warga Nahdliyin menjadi kekuatan moral yang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menghadirkan harapan bagi para korban agar tetap tegar menghadapi ujian.

Semoga semangat berbagi dan gotong royong ini terus terjaga, sehingga masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh optimisme.

Editor : Tahmid
Kontributor : Mustolih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *