Jatinegara, Warta NU Tegal
Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (BADKO LPQ) Kecamatan Adiwerna menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp17.250.000 untuk Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (18/2/2026). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi para guru ngaji dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang terdampak.
Penyaluran dilakukan secara langsung dengan melibatkan pengurus BADKO LPQ dan perwakilan lembaga penerima. Bantuan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga paket kebutuhan pokok untuk menunjang keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an di tengah kondisi sulit.
Ketua BADKO LPQ Kecamatan Adiwerna, Ustaz Waidin, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab jam’iyah dalam menjaga keberlanjutan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat Nahdliyin.
“Kami menghimpun dana sebesar Rp17.250.000 dari keluarga besar LPQ se-Kecamatan Adiwerna sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita di Desa Padasari,” ujar Ustaz Waidin.
Ia menjelaskan, dari total dana tersebut, pihaknya menyalurkan bantuan kepada 18 guru ngaji dalam bentuk satu dus mie instan dan 25 kilogram beras untuk masing-masing guru.
“Para guru ngaji adalah garda terdepan dalam pendidikan keagamaan. Kami ingin memastikan mereka tetap kuat dan semangat dalam mendidik santri-santrinya,” tegasnya.
Selain untuk guru, BADKO LPQ juga menyalurkan bantuan kepada empat TPQ, yakni TPQ Al-Khairiyyah, TPQ Bustanul Athfal, TPQ Nurul Ulum, dan TPQ milik Ustaz Rohman.
“Masing-masing TPQ menerima bantuan uang tunai sebesar Rp2.235.000. Dana ini diharapkan dapat membantu operasional lembaga dan kebutuhan mendesak lainnya,” jelasnya.
Ustaz Waidin menambahkan bahwa gerakan ini merupakan implementasi nilai ta’awun (tolong-menolong) yang menjadi ciri khas warga Nahdlatul Ulama.
“Kami ingin LPQ tidak hanya fokus pada pembelajaran, tetapi juga hadir dalam kepedulian sosial. Inilah ruh Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah,” tandasnya.
Sementara itu, perwakilan Kepala TPQ Bustanul Athfal, Ustaz Aris Sadirin, menyampaikan apresiasi atas perhatian BADKO LPQ Adiwerna terhadap lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah terdampak.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di TPQ kami,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan tersebut akan digunakan secara amanah untuk mendukung kebutuhan operasional serta sarana pembelajaran santri.
“Dana yang kami terima akan kami kelola sebaik mungkin untuk kepentingan santri dan pengembangan TPQ,” jelas Ustaz Aris.
Ia juga menilai bahwa solidaritas antar-LPQ menjadi kekuatan besar dalam menjaga eksistensi pendidikan Al-Qur’an di tingkat akar rumput.
“Di saat kondisi sulit, dukungan seperti ini membuat kami merasa tidak sendiri. Ini menguatkan ukhuwah nahdliyah di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ustaz Aris berharap gerakan kepedulian ini menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk terus menebar manfaat.
“Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan seluruh pengurus BADKO LPQ. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” pungkasnya.
Editor : Tahmid













Sangat menginspirasi lembaga lain khususnya TPQ..semoga lembaga lain bisa meniru nya