Warta  

Tak Disangka dari Mushola Kecil di Slaranglor, Donasi untuk Korban Padasari Terkumpul Rp1,2 Juta

Avatar photo
Jamaah Mushola Jamiyatul Muslimin Desa Slaranglor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, dengan menggalang donasi bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Kamis (26/2/2026)

Dukuhwaru, Warta NU Tegal

Kepedulian nyata ditunjukkan jamaah Mushola Jamiyatul Muslimin Desa Slaranglor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, dengan menggalang donasi bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Aksi sosial yang digelar pada Kamis (26/2/2026) tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp1.214.000.

Donasi yang terkumpul selanjutnya disalurkan melalui IPARI Kabupaten Tegal agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi warga terdampak.

Sekretaris PRNU Desa Slaranglor, Ust Arindra Bagus Santoso, dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya kepedulian sosial, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.

“Ramadhan adalah bulan pendidikan jiwa. Salah satu indikator keberhasilan puasa adalah tumbuhnya empati terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepedulian tidak diukur dari besar kecilnya nominal, melainkan dari ketulusan niat dan kebersamaan dalam berbagi.

“Jangan melihat jumlahnya, tetapi lihatlah semangatnya. Dari mushola kecil ini, kita belajar arti solidaritas,” tegasnya.

Menurutnya, bencana yang menimpa warga Padasari harus menjadi pengingat bahwa umat Islam adalah satu tubuh yang saling merasakan.

“Ketika satu bagian tubuh sakit, maka yang lain ikut merasakan. Inilah ajaran Rasulullah yang harus kita amalkan,” katanya.

Ust Arindra Bagus Santoso juga mengapresiasi partisipasi jamaah dan peran Banser dalam membantu penggalangan donasi.

“Alhamdulillah, Banser hadir membantu menggerakkan warga. Ini wujud nyata sinergi jam’iyah dalam khidmah sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Pengurus Mushola Jamiyatul Muslimin, Ust Nur Fuad, menyambut baik antusiasme jamaah dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Kami tidak menyangka dari mushola sederhana ini bisa terkumpul donasi lebih dari satu juta rupiah,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa dana sebesar Rp1.214.000 itu dihimpun secara spontan dari jamaah setelah tausiyah dan ajakan berbagi disampaikan.

Baca Lainnya  Jelang Ramadhan, Banser Kabupaten Tegal Kebut Rampungkan Mushalla Pengungsian NU Peduli

“Alhamdulillah, jamaah langsung merespons. Ini menunjukkan bahwa kesadaran berbagi sudah tertanam kuat di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ust Nur Fuad berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari tradisi sosial keagamaan warga NU.

“Kami ingin mushola tidak hanya menjadi tempat ibadah mahdhah, tetapi juga pusat gerakan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penyaluran melalui IPARI Kabupaten Tegal dilakukan agar bantuan tersampaikan secara tertib dan terkoordinasi.

“Kami percayakan penyaluran kepada IPARI agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada warga Padasari yang membutuhkan,” tandasnya.

Aksi solidaritas ini turut dibantu anggota Banser, Tri Asmara dan Tarmujoidin, yang menggerakkan partisipasi warga. Kolaborasi elemen NU di tingkat desa ini memperlihatkan kekuatan gotong royong yang tetap hidup di tengah masyarakat.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *