Bojong, Warta NU Tegal
Hujan lebat disertai angin kencang menerjang Desa Danasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, pada Selasa (3/3/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa angin puting beliung tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun hingga Rabu (4/3/2026) pukul 07.00 WIB, tercatat lima rumah warga terdampak dengan total 7 (KK) kepala keluarga atau 17 jiwa. Perangkat Desa Danasari langsung melakukan asesmen dan koordinasi pascakejadian.
Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Bojong dan sekitarnya, disertai hembusan angin kencang yang datang secara tiba-tiba. Warga mengaku angin berembus sangat kuat dalam waktu singkat dan terjadi secara mendadak.

Pantauan Warta NU Tegal di lapangan menyebutkan, kerusakan rumah warga berada di wilayah RT 03 dan RT 07 RW 02 Desa Danasari.
Beberapa atap rumah dilaporkan terlepas dan sebagian dinding mengalami kerusakan akibat terpaan angin.
Material seperti genteng dan kayu penyangga berserakan di sekitar lokasi permukiman warga.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
Sebanyak 7 (KK) kepala keluarga dengan total 17 jiwa terdampak langsung oleh peristiwa tersebut.
Sebagian warga untuk sementara membersihkan puing-puing rumah.
Perangkat desa setempat bergerak cepat melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak.
Koordinasi juga dilakukan dengan pihak terkait guna menentukan langkah penanganan lanjutan.

Kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan membuat warga diminta meningkatkan kewaspadaan.
Hingga laporan ini diturunkan, situasi di lokasi sudah mulai kondusif dan warga bersama aparat desa terus melakukan pemulihan secara bertahap.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama di musim penghujan yang rawan bencana hidrometeorologi. Semangat gotong royong yang menjadi tradisi warga Nahdliyin tampak menguat dalam upaya saling membantu dan meringankan beban sesama.
Editor : Tahmid
Kontributor : Ustadz M. Sopan












