Warta  

Shanti Alda Natalia Tinjau Bencana Tanah Bergerak Padasari, Dorong Relokasi dan Mitigasi Bencana Berkelanjutan

Avatar photo
Anggota DPR RI Komisi XII, Shanti Alda Natalia, meninjau langsung kondisi warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Ahad (8/3/2026)

Jatinegara, Warta NU Tegal

Anggota DPR RI Komisi XII, Shanti Alda Natalia, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Ahad (8/3/2026). Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada para pengungsi yang saat ini masih menghadapi dampak kerusakan rumah dan keterbatasan aktivitas sehari-hari.

Bantuan yang diberikan berupa santunan bagi warga terdampak serta perlengkapan ibadah seperti sarung dan sajadah untuk ratusan pengungsi. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Shanti Alda Natalia menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah tanah bergerak yang menimpa warga Desa Padasari.

“Saya menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam atas musibah yang terjadi di Desa Padasari. Bapak dan Ibu semua tentu sedang menghadapi ujian yang tidak ringan,” ujar Shanti.

Warga Desa Padasari yang terdampak bencana menyambut hangat kehadiran Shanti Alda Natalia bersama para relawan dalam kunjungannya pada hari Ahad, (8/3/2026).

Ia mengatakan bahwa dirinya dapat membayangkan betapa berat situasi yang dihadapi masyarakat setelah bencana tersebut terjadi.

“Saya bisa membayangkan rumah-rumah yang rusak, aktivitas masyarakat yang terganggu, serta banyak warga yang harus mengungsi demi keselamatan,” katanya.

Menurutnya, kondisi tanah yang retak dan kekhawatiran saat hujan turun tentu menjadi kegelisahan tersendiri bagi masyarakat.

“Kondisi tanah yang retak dan kekhawatiran ketika hujan turun tentu menjadi kegelisahan yang dirasakan oleh Bapak dan Ibu semua. Saya turut merasakan kegelisahan itu,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengaku terharu melihat semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Padasari dalam menghadapi musibah tersebut.

“Dalam situasi seperti ini saya melihat bagaimana Bapak dan Ibu saling menguatkan. Gotong royong yang ditunjukkan masyarakat sangat luar biasa,” jelasnya.

Baca Lainnya  Jalur Clirit Kembali Amblas hingga 50 Cm, Polisi Imbau Warga Gunakan Jalur Alternatif

Ia menilai semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama bagi masyarakat untuk melewati masa-masa sulit.

“Kerja sama dan gotong royong inilah yang menjadi kekuatan kita semua untuk melewati masa-masa sulit ini. Nilai ini harus terus kita jaga dan pupuk,” tegasnya.

Shanti juga menyampaikan bahwa sejak mendengar kabar tentang bencana tanah bergerak di Padasari, ia langsung berupaya mendorong pemerintah agar penanganan dan pemulihan dilakukan secara serius.

“Sejak mendengar adanya bencana ini, saya langsung bergerak mendorong pemerintah agar proses pemulihan benar-benar dikawal sampai tuntas dan berkelanjutan,” tuturnya.

Ia turut mengapresiasi langkah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang telah merencanakan relokasi warga ke hunian sementara.

“Saya juga mengapresiasi BPBD yang telah menyiapkan rencana relokasi warga ke hunian sementara yang insyaallah akan mulai dilaksanakan pada tanggal 16 mendatang,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta perhatian khusus terhadap kebutuhan anak-anak di lokasi pengungsian, terutama terkait layanan kesehatan.

“Saya juga meminta kepada dinas terkait agar anak-anak di lokasi pengungsian mendapatkan perhatian, termasuk kebutuhan imunisasi dan layanan kesehatan lainnya,” katanya.

Lebih lanjut, Shanti menyampaikan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk melakukan pemetaan wilayah rawan bencana di Kabupaten Tegal.

“Pemetaan wilayah rawan bencana sangat penting agar kita bisa melakukan mitigasi lebih baik sehingga kejadian serupa dapat diantisipasi di masa mendatang,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan tersebut disambut hangat oleh warga Desa Padasari. Kehadiran berbagai pihak yang memberikan perhatian dan dukungan moral dinilai menjadi penguat semangat bagi para pengungsi dalam menghadapi musibah.

Editor : Tahmid
Kontributor : Ahmad Jaelani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *