Jatinegara, Warta NU Tegal
Pemuda sebagai garda terdepan pembangunan desa dan umat memiliki peran strategis di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Nilai-nilai silaturahmi sebagai warisan para ulama terus diuri-uri untuk mempererat persatuan dan kesatuan, baik di kalangan pemuda desa maupun perantau.
Semangat tersebut menjadi landasan kegiatan Forum Silaturahmi Pemuda Dukuh Santa (Forsanta), organisasi pemuda Masjid Baiturrahim RW 03 Penyalahan, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan silaturahmi tahunan.
Ketua Forsanta, Ustadz Agus Samsul Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan pemuda dalam bingkai nilai-nilai ke-NU-an.
“Pemuda memiliki peran penting sebagai kekuatan pembangunan desa dan umat, sehingga perlu terus dirangkul dalam kegiatan yang positif dan membangun,” ujarnya saat ditemui di Masjid Baiturrahim, Rabu (17/3/2026).
Ia menegaskan bahwa silaturahmi merupakan tradisi yang harus dijaga sebagai bagian dari warisan ulama.
“Silaturahmi adalah warisan ulama yang harus terus kita uri-uri sebagai upaya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kegiatan Forsanta tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar pemuda dari berbagai latar belakang.
“Kegiatan ini mempertemukan pemuda desa maupun pemuda perantau agar tetap terhubung dan memiliki rasa memiliki terhadap kampung halaman,” jelasnya.
Agus juga berharap kegiatan ini mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi sarana pembinaan agar pemuda tetap istiqamah dalam ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kekompakan pemuda menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat.
“Dengan kekompakan pemuda, insyaallah kegiatan-kegiatan keumatan di desa dapat terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Bergilir, Zainudin yang akrab disapa Lamun, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi Forsanta dilaksanakan secara bergilir di mushola-mushola yang ada di lingkungan Dukuh Santa.
“Alhamdulillah kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir di mushola-mushola di lingkungan Dukuh Santa RW 03,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sistem bergilir tersebut bertujuan untuk meratakan peran serta masyarakat dalam menyukseskan kegiatan.
“Dengan sistem bergilir, seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi tuan rumah kegiatan silaturahmi,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tahun ini akan kembali digelar dengan menghadirkan penceramah untuk memberikan tausiyah kepada para pemuda.
“Insyaallah besok akan dilaksanakan silaturahmi dengan mengundang Kyai Cepot dari Tegal untuk memberikan tausiyah,” katanya.
Lamun menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Kegiatan silaturahmi direncanakan berlangsung pada 3 Syawal dan bertempat di Mushola Al Barokah RT 22 RW 03 Penyalahan,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Tahmid
Kontributor : Eko Wahyu Sagino












