Warta  

MWCNU Jatinegara Matangkan Pelantikan dan Harlah Klinik, Perkuat Khidmah Organisasi dan Layanan Umat

Avatar photo
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Jatinegara menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelantikan pengurus masa khidmat 2026–2031, pada Ahad (5/4/2026).

Jatinegara, Warta NU Tegal

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Jatinegara menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelantikan pengurus masa khidmat 2026–2031, Ahad (5/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung MWCNU Jatinegara lantai 2 ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWCNU serta pengurus ranting NU se-Kecamatan Jatinegara.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan organisasi dalam menyongsong pelantikan sekaligus merancang program-program keumatan yang berkelanjutan.

Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Jatinegara, KH Fakhrurozi, menyampaikan harapan besar terhadap kemajuan organisasi ke depan.

“Semoga dengan niat baik dan keinginan yang kuat, insya Allah MWCNU Jatinegara mampu memiliki mercusuar yang membanggakan bagi umat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap program strategis, khususnya keberadaan klinik MWCNU sebagai layanan kesehatan umat.

“Klinik MWCNU ini harus kita dukung bersama, baik oleh pengurus maupun masyarakat luas, agar benar-benar menjadi pusat pelayanan yang bermanfaat,” katanya.

Menurutnya, penguatan amaliyah ke-NU-an juga harus terus digalakkan sebagai pondasi spiritual organisasi.

“Program Lailatul Ijtima dan Bahtsul Masail minimal dilaksanakan sebulan sekali sebagai ruang penguatan keilmuan dan kebersamaan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk membiasakan amalan sholawat sebagai bagian dari ikhtiar batin.

“Mari kita hidupkan pembacaan sholawat bersama, karena manfaatnya besar dan diniatkan sebagai ibadah kepada Allah SWT,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya ikhtiar lahir dan batin dalam mengembangkan lembaga NU, termasuk klinik.

“Selain usaha lahiriah, kita perlu menguatkan ikhtiar batin melalui istighosah dan pembacaan Sholawat Nariyah secara rutin,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Jatinegara, M. Ramdon, menyampaikan berbagai agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Secara pribadi dan atas nama pengurus, kami mengucapkan minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran,” tuturnya.

Baca Lainnya  Duet KH Bahroni – Ust Syaeful Amal Kembali Nahkodai MWCNU Lebaksiu, Teguhkan Khidmah untuk Umat

Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan diawali dengan peringatan hari lahir Klinik Pratama MWCNU Kecamatan Jatinegara.

“Pada Jumat, 10 April 2026 akan dilaksanakan kegiatan donor darah mulai pukul 09.00 WIB bertempat di klinik,” jelasnya.

Selanjutnya, kegiatan sosial berupa pengobatan gratis juga akan digelar sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Pada Sabtu, 11 April 2026 akan diadakan pengobatan gratis dengan kuota 100 orang dalam rangka Harlah Klinik MWCNU Kecamatan Jatinegara,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran NU di bidang sosial dan kesehatan.

“Kami ingin kehadiran MWCNU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kondisi operasional klinik yang masih membutuhkan dukungan bersama.

“Jumlah kunjungan pasien baru masih perlu ditingkatkan agar operasional klinik dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Namun demikian, ia bersyukur adanya layanan tambahan yang membantu menopang keberlangsungan klinik.

“Alhamdulillah, layanan khitanan cukup membantu dalam menutup biaya operasional klinik,” tambahnya.

Dalam rangka memperkuat ikhtiar, pihaknya juga akan menggelar kegiatan spiritual secara rutin.

“Kami akan mengadakan istighosah dan pembacaan Sholawat Nariyah setiap bulan sebagai bentuk ikhtiar batin,” jelasnya.

Selain itu, ia menyampaikan rencana pelantikan pengurus MWCNU yang akan menghadirkan tokoh penting.

“Insya Allah, pelantikan akan dihadiri oleh perwakilan PWNU Jawa Tengah, yaitu Rektor UIN Walisongo, H. Musahadi, serta Direktur Klinik NU Azzahra Cilacap dari PCNU Cilacap yang meraih perolehan koin tertinggi se-Jawa Tengah, serta tokoh-tokoh penting lainnya,” katanya.

Ia juga menyebutkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk inspirasi dari keberhasilan klinik NU di daerah lain.

“Kami berharap bisa meneladani keberhasilan Klinik NU Azzahra Cilacap dalam mengembangkan layanan kesehatan umat,” ujarnya.

Baca Lainnya  Ketua MPR RI Tinjau Padasari, Relokasi Capar Dikebut untuk 588 Rumah Terdampak Tanah Bergerak

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya soliditas pengurus dalam menyukseskan pelantikan.

“Dengan semangat kebersamaan, kita optimis pelantikan ini dapat berjalan sukses dan membawa keberkahan,” tegasnya.

Terkait anggaran, ia menyebutkan bahwa kebutuhan pelantikan telah direncanakan secara matang.

“Anggaran pelantikan sebesar Rp16.500.000 akan diupayakan melalui kontribusi dan dukungan berbagai pihak,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen seluruh lembaga dalam menyukseskan agenda tersebut.

“Keberhasilan pelantikan ini menjadi tanggung jawab bersama, sehingga perlu dukungan penuh dari seluruh elemen,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini menjadi wujud keseriusan MWCNU Jatinegara dalam menata organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada umat.

Dengan perpaduan ikhtiar lahir dan batin, diharapkan seluruh program yang dirancang dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Semangat kebersamaan dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah pun terus menjadi landasan utama dalam setiap langkah perjuangan MWCNU Jatinegara ke depan.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *