Warta  

100 Hari Kinerja Nyata Kemenag Tegal, Perkuat Pelayanan Publik Berbasis Nilai Keagamaan

Avatar photo
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, H. Ahmad Muhdzir, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Penyaluran Hibah Bantuan Insentif Pengajar Keagamaan Islam pada LPQ dan MDT serta Penguatan Kinerja ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan launching Wakaf Uang ASN. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (8/4/2026) di Syailendra Convention Hall, Grand Dian Hotel Adiwerna.

Adiwerna, Warta NU Tegal

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan berdampak. Hal ini ditandai dengan digelarnya kegiatan Penguatan Kinerja ASN dalam Pelayanan Publik pada Rabu (8/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Syailendra Convention Hall, Grand Dian Hotel Slawi tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus penguatan komitmen aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam forum tersebut juga dipaparkan capaian program 100 hari kerja Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tegal, H. Ahmad Muhdzir, yang menitikberatkan pada penguatan spiritual ASN, kepedulian sosial, serta layanan keagamaan yang berdampak langsung.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, dalam arahannya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat.

“Pelayanan publik harus berorientasi pada kepuasan masyarakat. ASN Kemenag harus hadir dengan layanan yang responsif, solutif, dan berintegritas,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi sangat ditentukan oleh kualitas layanan yang diberikan oleh ASN di lapangan.

“Kepercayaan publik tidak datang begitu saja, tetapi dibangun melalui pelayanan yang konsisten, transparan, dan profesional,” ujarnya.

Menurutnya, ASN Kemenag dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan zaman serta meningkatkan kapasitas diri dalam menjalankan tugas.

“Kita harus terus belajar dan berbenah agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai keikhlasan dan integritas dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“ASN Kemenag tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga membawa misi pelayanan keagamaan yang penuh nilai ibadah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tegal, H. Ahmad Muhdzir, menyampaikan bahwa capaian 100 hari kerja merupakan langkah awal dalam membangun tata kelola kinerja yang lebih baik.

Baca Lainnya  Bupati Ischak Maulana Rohman Raih Gelar Magister Manajemen, Teguhkan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

“Program 100 hari kerja ini masih merupakan permulaan. Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berdampak nyata,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan spiritual ASN menjadi fondasi utama dalam membangun pelayanan yang berintegritas.

“Kami mendorong budaya kerja religius agar setiap ASN tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang kuat,” jelasnya.

Menurutnya, berbagai program yang telah dijalankan merupakan bentuk nyata kehadiran Kemenag di tengah masyarakat.

“Mulai dari gerakan ekoteologi, bantuan kemanusiaan, hingga penguatan wakaf uang ASN, semuanya diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Ahmad Muhdzir juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program-program tersebut.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen untuk mencapai hasil yang optimal,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh ASN dapat terus meningkatkan semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan keagamaan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia memohon dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak agar program-program yang telah dirancang dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Mohon dukungan dari semua pihak, agar ikhtiar ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan budaya kerja ASN Kemenag Kabupaten Tegal yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dengan semangat kolaborasi dan nilai-nilai keislaman yang kuat, Kemenag Kabupaten Tegal optimistis mampu menghadirkan layanan yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat.

Ke depan, penguatan kinerja ASN ini diharapkan mampu menjadi pondasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang tidak hanya cepat dan transparan, tetapi juga membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi umat.

Baca Lainnya  PRNU Suniarsih dan Banom Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak Padasari

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *