Slawi, Warta NU Tegal
Pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal masa khidmat 2025–2029 menjadi momentum penting dalam memperkuat arah gerak organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama di daerah.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Amangkurat, Senin (13/4/2026) ini dihadiri sejumlah tokoh, baik secara langsung maupun virtual, dengan menghadirkan semangat baru dalam pengabdian kader Ansor bagi masyarakat.
Momentum pelantikan tersebut tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga panggung penegasan komitmen GP Ansor dalam berkhidmah untuk umat, bangsa, dan negara.
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, dalam sambutannya menekankan pentingnya menghadirkan program kerja yang inovatif.
“Ansor harus mampu menghadirkan program yang inovatif, adaptif, dan berdampak nyata,” tegasnya.
Ia menilai bahwa organisasi kepemudaan memiliki peran strategis di tengah dinamika perkembangan zaman.
“Peran pemuda hari ini sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan teknologi yang semakin kompleks,” ujarnya.
Menurutnya, kader Ansor harus mampu menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat.
“Ansor harus tetap menjaga karakter moderat dan inklusif dalam merawat nilai keislaman,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Peran Ansor dalam menjaga keutuhan NKRI sangat penting dan tidak bisa ditawar,” imbuhnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya soliditas internal organisasi.
“Soliditas dan kebersamaan harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan organisasi,” jelasnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, siap bersinergi dengan GP Ansor dalam pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Tegal siap bersinergi dengan Ansor melalui semangat gotong royong,” tuturnya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Jadikan pelantikan ini sebagai awal untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo, turut memberikan arahan kepada seluruh kader.
“Saya minta seluruh kader menjaga koordinasi yang selaras di semua tingkatan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya harmonisasi dalam menjalankan roda organisasi.
“Harmonisasi komando menjadi kunci keberhasilan organisasi,” tegasnya.
Menurutnya, kader Ansor harus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.
“Ansor tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari solusi,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepekaan sosial kader terhadap lingkungan sekitar.
“Kader Ansor harus peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya peran aktif dalam pembangunan sosial.
“Ansor harus terlibat aktif dalam pembangunan sosial di daerah masing-masing,” tambahnya.
Ia berharap seluruh kader menjaga komitmen kebangsaan dan ke-NU-an.
“Nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah harus terus menjadi pedoman dalam bergerak,” jelasnya.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan.
“Kekompakan adalah kekuatan utama dalam menjalankan organisasi,” pungkasnya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia kader.
“Kader Ansor harus terus meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing,” ujarnya.
Ia menilai kemandirian ekonomi menjadi salah satu faktor penting dalam penguatan organisasi.
“Kemandirian ekonomi kader harus menjadi perhatian serius,” katanya.
Menurutnya, peluang ekonomi harus dimanfaatkan secara maksimal.
“Kader harus jeli menangkap peluang ekonomi, termasuk di sektor pertanian,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sektor energi terbarukan.
“Energi terbarukan menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh kader Ansor,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa masyarakat yang mandiri akan memperkuat stabilitas sosial.
“Masyarakat yang mandiri secara ekonomi akan menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas,” tuturnya.
Ia berharap kader Ansor mampu menjadi motor penggerak di berbagai bidang.
“Ansor harus menjadi motor penggerak pemuda yang aktif dan produktif,” katanya.
Menutup sambutannya, ia berharap pelantikan ini membawa dampak nyata bagi daerah.
“Semoga pelantikan ini menjadi awal penguatan peran Ansor dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi GP Ansor Kabupaten Tegal untuk terus berkhidmah dengan semangat inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat serta kemajuan daerah.
Editor : Tahmid












