Jatinegara, Warta NU Tegal
Keluarga Besar Bani Toyib Desa Sitail, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal kembali menggelar kegiatan rutin tahunan halal bihalal yang ke-5 pada Senin (23/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Bapak Miftah, Dukuh Sampe RT 02/02 Desa Sitail ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi keluarga besar yang tersebar di berbagai wilayah.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak saat seluruh anggota keluarga berkumpul dalam satu majelis, mulai dari para sesepuh, paman, bibi, hingga anak, cucu, dan cicit.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil sebagai bentuk doa bersama untuk para leluhur keluarga Bani Toyib.
Selanjutnya dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan suasana.
Rangkaian acara kemudian diisi dengan sambutan, serta ditutup dengan makan bersama dan sesi foto keluarga.
Dalam sambutannya, Bapak Miftah selaku tuan rumah sekaligus perwakilan keluarga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada para sesepuh serta seluruh keluarga besar yang hadir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para sesepuh, tokoh keluarga, serta seluruh anggota keluarga yang telah berkenan hadir dalam acara ini,” katanya.
Momentum Idulfitri dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling memaafkan.
“Atas nama keluarga besar Bani Toyib, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya halal bihalal sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan.
“Acara ini menjadi momentum berharga untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan atas segala khilaf,” tuturnya.
Ia berharap kebersamaan ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga.
“Semoga keluarga besar Bani Toyib senantiasa diberikan kerukunan, kekompakan, dan keberkahan dalam kehidupan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutan berikutnya, Bapak Tahmid menyampaikan pentingnya menjaga nilai silaturahmi dalam kehidupan keluarga.
“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kita patut bersyukur karena dapat berkumpul dalam suasana penuh keberkahan ini,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki makna mendalam.
“Halal bihalal adalah sarana untuk mensucikan hati, mempererat silaturahmi, dan saling memaafkan,” jelasnya.
Tahmid juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan.
“Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi,’” katanya.
Ia mengajak seluruh keluarga untuk memperbaiki hubungan yang mungkin renggang.
“Mari kita perbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang dan satukan kembali hati kita,” ungkapnya.
Menurutnya, perbedaan dalam keluarga merupakan hal yang wajar.
“Dalam keluarga pasti ada perbedaan, namun Idulfitri mengajarkan kita untuk saling memaafkan dengan ikhlas,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antar generasi.
“Yang muda harus menghormati yang tua, dan yang tua menyayangi yang muda,” katanya.
Selain itu, ia mengajak keluarga untuk terus menjaga nilai-nilai kebaikan.
“Mari kita saling mendoakan, membantu, menjaga komunikasi, dan menanamkan nilai agama kepada generasi penerus,” pesannya.
Ia berharap keluarga besar Bani Toyib senantiasa diberi keberkahan.
“Semoga kita semua diberikan kesehatan, rezeki halal, dan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ucapnya.
Di akhir sambutanya, ia mengajak seluruh keluarga untuk saling membuka pintu maaf.
“Mari kita berjabat tangan dan membuka pintu maaf selebar-lebarnya,” pungkasnya.
Editor : Tahmid












