Warta  

PAC IPNU-IPPNU Margasari Jalin Sinergi dengan SMK Ma’arif NU untuk Kaderisasi Pelajar Nahdliyin

Avatar photo
Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Margasari melakukan audiensi dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Ma’arif NU Margasari, Mohammad Alwi, pada Sabtu (6/6/2026). Audiensi tersebut membahas pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 serta rencana pendirian Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU di SMK Ma’arif NU Margasari.

Margasari, Warta NU Tegal

Upaya memperkuat kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama terus dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Margasari. Salah satunya melalui audiensi dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Ma’arif NU Margasari, Mohammad Alwi, pada Sabtu (6/6/2026), guna membahas pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 sekaligus rencana pendirian Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU di lingkungan sekolah tersebut.

Pertemuan yang berlangsung itu dipimpin langsung oleh Ketua PAC IPNU Margasari, Rekan Agus Ramdani. Dalam kesempatan tersebut, PAC IPNU-IPPNU Margasari menyerahkan sejumlah dokumen pendukung berupa makalah pengajuan, proposal kegiatan Makesta, serta panduan pelaksanaan kaderisasi sebagai bentuk keseriusan organisasi dalam membangun kader pelajar NU yang berkualitas.

Ketua PAC IPNU Margasari, Rekan Agus Ramdani, menegaskan bahwa Makesta merupakan gerbang awal kaderisasi yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter pelajar yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

“Kami berharap Makesta dapat menjadi ruang pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai ke-NU-an, membentuk karakter pelajar yang berakhlakul karimah, serta menumbuhkan semangat berorganisasi di kalangan peserta didik,” ujarnya.

Menurut Agus Ramdani, kaderisasi yang baik harus dirancang secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan agar mampu melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai warga Nahdliyin.

“Makesta bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi organisasi dalam menyiapkan kader masa depan yang memiliki integritas, kemampuan kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada agama, bangsa, serta Nahdlatul Ulama,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pendirian Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU di SMK Ma’arif NU Margasari menjadi langkah strategis untuk memperkuat proses kaderisasi di lingkungan sekolah.

Baca Lainnya  Ketua Tanfidziyah MWCNU Jatinegara H. Muh. Ramdhan: Penguatan Klinik NU, dan Spirit “Torikoh Sosial” Jadi Arah Khidmah Jam’iyah

“Keberadaan PK IPNU-IPPNU nantinya diharapkan menjadi wadah yang mampu mengakomodasi potensi, kreativitas, dan pengembangan diri para pelajar secara berkelanjutan, sehingga lahir kader-kader yang aktif dan produktif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus Ramdani berharap sinergi antara sekolah dan organisasi pelajar NU dapat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter dan keagamaan.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk melahirkan generasi pelajar Nahdliyin yang berilmu, berakhlak, serta siap melanjutkan estafet perjuangan organisasi di masa mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Ma’arif NU Margasari, Mohammad Alwi, menyambut positif gagasan yang disampaikan oleh PAC IPNU-IPPNU Margasari dan menilai program kaderisasi tersebut memiliki manfaat besar bagi peserta didik.

“Kami menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh PAC IPNU-IPPNU Margasari. Program seperti Makesta dapat menjadi sarana yang efektif dalam membentuk karakter siswa sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan mereka,” tuturnya.

Menurut Mohammad Alwi, sekolah pada prinsipnya mendukung setiap kegiatan yang mampu memberikan nilai tambah bagi peserta didik, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan kepribadian.

“Pembinaan karakter tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas. Kegiatan organisasi seperti IPNU dan IPPNU memiliki peran penting dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan sosial para siswa,” katanya.

Ia juga menilai bahwa keberadaan Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU di sekolah akan menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pembinaan kesiswaan yang berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Jika nantinya PK IPNU-IPPNU dapat terbentuk, kami berharap organisasi ini mampu menjadi wadah yang aktif, kreatif, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.

Baca Lainnya  Gotong Royong Warga Rembul Tembus Rp11,7 Juta, PRNU dan Banom NU Salurkan Bantuan ke Pos Lazisnu

Mohammad Alwi berharap komunikasi dan koordinasi antara pihak sekolah dengan PAC IPNU-IPPNU Margasari dapat terus berjalan dengan baik sehingga seluruh program yang direncanakan dapat terlaksana secara optimal.

“Kami terbuka untuk terus bersinergi dalam upaya mencetak generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” tandasnya.

Audiensi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi pelajar Nahdlatul Ulama. Melalui kolaborasi yang baik, pelaksanaan Makesta dan rencana pendirian PK IPNU-IPPNU SMK Ma’arif NU Margasari diharapkan mampu melahirkan kader-kader pelajar yang berilmu, berakhlak, berorganisasi, dan siap berkhidmat untuk agama, masyarakat, bangsa, serta Nahdlatul Ulama.

Editor: Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *