Pagerbarang, Warta NU Tegal
Semangat berbagi pada bulan Muharam 1448 H kembali diwujudkan oleh BADKO LPQ Kecamatan Pagerbarang melalui kegiatan bakti sosial dan santunan bagi anak yatim piatu santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kecamatan Pagerbarang. Sebanyak 50 anak menerima santunan dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Baitul Muttaqin, Desa Surokidul, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tahunan tersebut dihadiri Ketua BADKO LPQ Kecamatan Pagerbarang, Kiai Abdul Ghoni Khafid, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal H. Ahmad Muhdzir, Kepala KUA Kecamatan Pagerbarang H. Khasbulloh, para kepala TPQ, guru Al-Qur’an, serta para santri. Selain penyerahan santunan, acara juga diisi pembinaan kepada para pengelola TPQ dan ditutup dengan doa bersama.
Ketua BADKO LPQ Kecamatan Pagerbarang, Kiai Abdul Ghoni Khafid, menyampaikan bahwa santunan anak yatim pada bulan Muharam merupakan agenda rutin yang terus dipertahankan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada para santri yang membutuhkan sekaligus ikhtiar menghadirkan keberkahan bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an.
“Kami bersyukur kegiatan santunan anak yatim piatu santri TPQ ini dapat terus berjalan setiap tahun. Semoga bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan kebutuhan mereka, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kepedulian BADKO LPQ Kecamatan Pagerbarang tidak hanya diwujudkan melalui santunan Muharam. Menurutnya, lembaga juga memiliki sejumlah program sosial yang diperuntukkan bagi para guru Al-Qur’an sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
“Di samping santunan anak yatim, UPZ BADKO LPQ Kecamatan Pagerbarang juga memiliki program peduli guru yang sedang sakit serta pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi guru TPQ menjelang Hari Raya Idulfitri. Ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk terus mendampingi para pejuang Al-Qur’an,” terang Kiai Abdul Ghoni Khafid.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, H. Ahmad Muhdzir, dalam pembinaannya memberikan apresiasi atas konsistensi BADKO LPQ Kecamatan Pagerbarang yang terus menghadirkan program-program kemaslahatan bagi santri dan guru TPQ.
“Program seperti ini sangat mulia karena tidak hanya membangun kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat ukhuwah di lingkungan lembaga pendidikan Al-Qur’an. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh kepala TPQ dan para guru Al-Qur’an untuk tetap istiqamah dalam menjalankan amanah mendidik generasi Qur’ani di tengah berbagai tantangan zaman.
“Teruslah istiqamah mengajar Al-Qur’an dengan penuh keikhlasan. Tugas ini adalah ibadah yang sangat agung. Jangan pernah lelah mendidik anak-anak agar mencintai kitab sucinya,” pesannya.
Menurut H. Ahmad Muhdzir, mengajarkan Al-Qur’an merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama ilmu tersebut diamalkan oleh para santri.
“Orang yang mengajarkan Al-Qur’an sedang menanam investasi akhirat. Setiap huruf yang dibaca dan diamalkan oleh santri akan menjadi pahala yang terus mengalir bagi para guru yang mengajarkannya,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kemuliaan Al-Qur’an akan mengangkat derajat orang-orang yang berkhidmah di dalamnya, sehingga para guru TPQ hendaknya selalu menjaga niat dan keikhlasan dalam setiap proses pembelajaran.
“Insyaallah, siapa pun yang ikhlas berkhidmah mengajarkan Al-Qur’an akan memperoleh kemuliaan dari Al-Qur’an. Oleh karena itu, mari kita jaga semangat, keikhlasan, dan kebersamaan dalam membina generasi Islam,” tuturnya.
Doa penutup dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Pagerbarang, H. Khasbulloh, memohon keberkahan bagi seluruh santri, guru TPQ, para donatur, dan pengurus BADKO LPQ. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, penuh kekeluargaan, serta meneguhkan komitmen merawat pendidikan Al-Qur’an, menguatkan kepedulian sosial, dan menghadirkan kemaslahatan bagi umat.
Editor: Tahmid












