Balapulang, Warta NU Tegal
Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Balapulang sukses menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) V yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Hasyimiyah, Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, pada Ahad (26/7/2026). Kegiatan yang diikuti puluhan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dari berbagai desa tersebut berlangsung meriah sebagai ajang pembinaan bakat, prestasi, sekaligus penguatan karakter santri.
Pembukaan Porsadin V dihadiri Camat Balapulang Priharyono, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal H. Syaifuddin Zuhri, Kapolsek Balapulang, Danramil Balapulang, Kepala Desa Danawarih, jajaran pengurus FKDT, para kiai, kepala madrasah diniyah, guru, pembina, serta ratusan santri peserta yang memadati arena kegiatan dengan penuh antusias.
Ketua DPC FKDT Kabupaten Tegal KH. Muslihudin dalam wawancara dengan Warta NU Tegal di lokasi menyampaikan apresiasi atas semangat panitia dan seluruh peserta yang berhasil menyelenggarakan Porsadin dengan suasana yang begitu meriah. Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi antusiasme panitia, para ustaz, para santri, dan seluruh pihak yang terlibat. Hari ini saya melihat Porsadin di Kecamatan Balapulang berlangsung sangat semarak dan menjadi salah satu penyelenggaraan yang cukup ramai dibandingkan beberapa tahun sebelumnya,” ujarnya.
KH. Muslihudin menjelaskan bahwa pelaksanaan Porsadin di setiap kecamatan memiliki dinamika tersendiri. Ada kecamatan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-6, bahkan ada yang lebih dahulu, sementara Balapulang baru melaksanakan Porsadin V karena pada beberapa periode sebelumnya belum dapat menyelenggarakannya secara rutin. Menurutnya, hal tersebut bukan menjadi persoalan karena yang terpenting adalah kesinambungan pembinaan santri terus berjalan.
Ia menambahkan bahwa FKDT Kabupaten Tegal saat ini tengah mempersiapkan agenda yang lebih besar. Kabupaten Tegal dipercaya oleh pengurus pusat untuk menjadi tuan rumah Porsadin Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Oktober 2026. Setelah itu, para juara akan melanjutkan kompetisi pada Porsadin Tingkat Nasional di DKI Jakarta pada November mendatang.
“Mudah-mudahan melalui Porsadin ini lahir santri-santri terbaik dari Kecamatan Balapulang yang mampu berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Semoga mereka dapat mengharumkan nama daerah sekaligus membawa nama baik madrasah diniyah di Kabupaten Tegal,” harapnya.
Sementara itu, Camat Balapulang Priharyono kepada Warta NU Tegal menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada FKDT Kecamatan Balapulang beserta seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan positif bagi pendidikan keagamaan anak-anak.
Menurut Priharyono, Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang berprestasi sekaligus memiliki akhlak mulia. Nilai-nilai tersebut, katanya, sangat penting ditanamkan sejak dini melalui pendidikan madrasah.
“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini akan lahir kader-kader anak bangsa yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlakul karimah. Prestasi harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter,” ungkapnya.
Ia menilai kompetisi yang sehat mampu memotivasi para santri untuk semakin giat belajar, meningkatkan kemampuan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sportif. Karena itu, pemerintah kecamatan mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan yang memberikan manfaat besar bagi generasi muda.
“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena menjadi wadah pembinaan anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, berdaya saing, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” tuturnya.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal H. Syaifuddin Zuhri kepada Warta NU Tegal mengucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Porsadin V FKDT Kecamatan Balapulang. Ia juga mengapresiasi pemilihan Pondok Pesantren Nurul Huda Al Hasyimiyah Danawarih sebagai lokasi kegiatan.
Menurutnya, Desa Danawarih memiliki nilai sejarah dan tradisi keilmuan Islam yang kuat. Selain dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh agama, kawasan tersebut juga memiliki jejak sejarah dakwah Islam yang patut dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan keislaman di Kabupaten Tegal.
H. Syaifuddin Zuhri menegaskan bahwa tujuan utama Porsadin tidak semata-mata mengejar gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan sarana pendidikan karakter agar para santri belajar menjunjung tinggi kejujuran, sportivitas, serta menghargai kemampuan orang lain.
“Anak-anak harus dididik agar ketika dewasa mampu mengakui jika kalah, berani mengakui jika salah, serta menghormati kelebihan orang lain. Nilai-nilai seperti itu saat ini menjadi sesuatu yang sangat mahal dan harus ditanamkan sejak dini kepada para santri,” tegasnya.
Ia berharap para peserta Porsadin Balapulang mampu melanjutkan prestasi hingga ke tingkat Kabupaten Tegal, kemudian mewakili daerah pada Porsadin Provinsi Jawa Tengah, bahkan membawa nama baik Kabupaten Tegal pada ajang nasional. “Selamat kepada seluruh peserta. Semoga Porsadin menjadi ikhtiar bersama dalam melahirkan generasi santri yang berprestasi, berakhlakul karimah, serta siap menjadi penerus perjuangan Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” pungkasnya.
Editor: Tahmid












