Margasari, Warta NU Tegal
Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Margasari di Gedung MWC NU Margasari, Kabupaten Tegal, Kamis (25/6/2026), menghadirkan dua narasumber yang memberikan penguatan wawasan kepada para pelajar Nahdliyin, yakni Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Abdul Aziz, serta Anggota DPRD Kabupaten Tegal, H. Mu’min.
Kegiatan yang diikuti pelajar SMA/SMK/MA sederajat se-Kecamatan Margasari tersebut berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi penyampaian materi dan dialog, dengan berbagai pertanyaan seputar kepemimpinan, pengembangan organisasi, serta membangun jiwa kewirausahaan sejak usia pelajar.
Dalam penyampaian materinya, H. Abdul Aziz menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, seorang pemimpin sejati tidak hanya mampu memberikan arahan, tetapi juga menjadi teladan yang menghadirkan manfaat bagi orang lain.
“Pemimpin bukan sekadar orang yang berada di depan, melainkan sosok yang mampu melayani, mengayomi, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak kader IPNU-IPPNU untuk membangun karakter yang kuat sejak usia pelajar. Menurutnya, integritas, kedisiplinan, kejujuran, dan komitmen terhadap organisasi menjadi fondasi utama dalam membentuk calon pemimpin bangsa yang berakhlakul karimah.
“Karakter yang baik akan menjadi modal terbesar ketika kalian dipercaya memegang amanah, baik di organisasi, masyarakat, maupun pemerintahan,” pesannya.
Lebih lanjut, Abdul Aziz menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas dalam menjalankan organisasi. Ia mengingatkan bahwa setiap kader harus mampu berpikir jauh ke depan, berani mengambil keputusan, serta terus meningkatkan kapasitas diri melalui proses belajar yang berkelanjutan.
“Organisasi adalah tempat terbaik untuk menempa kemampuan memimpin, berkomunikasi, dan bekerja sama. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk membangun kualitas diri,” katanya.
Mengakhiri materinya, Abdul Aziz mengapresiasi langkah PAC IPNU-IPPNU Margasari yang menyelenggarakan workshop tersebut. Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan sebagai upaya mencetak kader-kader Nahdliyin yang mampu menjadi pemimpin masa depan dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Kader NU harus menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta bangsa,” pungkasnya.
Sementara itu, H. Mu’min mengawali materinya dengan menegaskan bahwa semangat kewirausahaan harus mulai ditanamkan sejak usia muda. Menurutnya, kewirausahaan bukan semata-mata tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang membangun kemandirian, keberanian berinovasi, dan kemampuan menciptakan peluang di tengah berbagai tantangan.
“Jangan takut memulai usaha dari hal-hal kecil. Kesuksesan selalu diawali dengan keberanian untuk mencoba,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat apabila mampu mengembangkan kreativitas dan memanfaatkan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, pelajar perlu membiasakan diri berpikir kreatif, adaptif, dan memiliki mental pantang menyerah dalam menghadapi perubahan zaman.
“Saat ini peluang terbuka sangat luas. Tinggal bagaimana kita mau belajar, berinovasi, dan terus berkembang,” ujarnya.
Menurut H. Mu’min, organisasi seperti IPNU dan IPPNU merupakan ruang strategis untuk melatih keterampilan kepemimpinan sekaligus membangun jejaring yang bermanfaat dalam mengembangkan potensi kewirausahaan. Ia berharap kader NU mampu menjadi generasi yang mandiri secara ekonomi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Kemandirian ekonomi akan memperkuat kontribusi kita dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh para peserta. Berbagai pertanyaan seputar kepemimpinan, pengembangan organisasi, hingga langkah awal membangun usaha menjadi penutup rangkaian workshop.
Melalui kegiatan ini, PAC IPNU-IPPNU Margasari berharap lahir kader-kader muda Nahdlatul Ulama yang berkarakter, visioner, berintegritas, serta memiliki semangat kewirausahaan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi organisasi, umat, dan bangsa.
Editor: Tahmid












