Warta  

Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Cerih, MWCNU Jatinegara Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial dan Dukung Klinik NU

Avatar photo
Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Jatinegara, H. M. Ramdhan, memberikan sambutan dalam peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan santunan anak yatim piatu yang digelar PRNU Desa Cerih di MDT Bustanut Tholibin, Ahad (5/7/2026).

Jatinegara, Warta NU Tegal

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkai dengan santunan anak yatim piatu di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Bustanut Tholibin, Ahad (5/7/2026). Mengusung tema “Meningkatkan Semangat NU dan Kepedulian Sosial”, kegiatan tersebut dihadiri para kiai, pengurus NU, tokoh masyarakat, serta warga Nahdliyin.

Momentum Tahun Baru Islam dimanfaatkan sebagai ajang mempererat ukhuwah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim. Selain santunan, kegiatan juga diisi dengan sambutan dan tausiyah yang menekankan pentingnya memperkuat jam’iyah Nahdlatul Ulama melalui kepedulian sosial, pelayanan kesehatan, dan penguatan amaliah Nahdlatul Ulama.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Jatinegara, H. M. Ramdhan, mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk mendukung keberadaan Klinik Pratama NU Jatinegara dengan memindahkan fasilitas kesehatan (faskes) BPJS ke klinik milik Nahdlatul Ulama tersebut. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari perjuangan membesarkan amal usaha NU.

“Jika panjenengan memindahkan faskes BPJS ke Klinik Pratama NU Jatinegara, insyaallah itu menjadi salah satu bentuk perjuangan bersama Nahdlatul Ulama. Kita ikut menghidupkan dan menguatkan amal usaha NU agar semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Klinik Pratama NU Jatinegara memiliki keunggulan dari sisi pelayanan. Klinik buka mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB sehingga memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk berobat sesuai waktu yang dimiliki.

“Pelayanan di Klinik NU dimulai sejak pukul tujuh pagi sampai pukul sembilan malam. Berbeda dengan pelayanan rawat jalan di beberapa fasilitas kesehatan lain yang umumnya hanya sampai siang. Ini menjadi kemudahan bagi masyarakat yang bekerja pada pagi hari,” jelasnya.

H. M. Ramdhan juga mengimbau masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan agar segera mendaftarkan diri sebagai peserta mandiri sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, kepesertaan BPJS merupakan ikhtiar penting untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi keluarga.

Baca Lainnya  100 Hari Kinerja Nyata Kemenag Tegal, Perkuat Pelayanan Publik Berbasis Nilai Keagamaan

Bagi yang belum memiliki BPJS, silakan segera mendaftar. Iurannya disesuaikan dengan kelas kepesertaan. Jangan menunggu sakit baru mengurus BPJS, tetapi persiapkan sejak sekarang sebagai bentuk ikhtiar menjaga kesehatan keluarga,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peserta BPJS yang memilih Klinik Pratama NU Jatinegara sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama tetap dapat memperoleh layanan rujukan maupun rawat inap di puskesmas atau rumah sakit sesuai prosedur BPJS Kesehatan.

Tidak perlu khawatir apabila membutuhkan rawat inap atau persalinan. Meskipun faskes tingkat pertamanya di Klinik NU, pelayanan lanjutan tetap bisa dilakukan di puskesmas maupun rumah sakit sesuai mekanisme BPJS. Jadi masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Jatinegara, KH. Fahrurrozi, dalam tausiyahnya mengajak jamaah memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam untuk meningkatkan amal saleh, khususnya kepedulian kepada anak-anak yatim. Menurutnya, memuliakan anak yatim merupakan amalan yang sangat dicintai Allah Swt. dan Rasulullah Saw.

“Jangan bosan menghadiri majelis seperti ini. Di sinilah kita mendapatkan keberkahan, memperkuat silaturahim, dan menumbuhkan kepedulian kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim yang menjadi tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Ia mengingatkan sabda Rasulullah Saw. bahwa orang yang mengasuh dan menyantuni anak yatim akan memperoleh kedudukan mulia di sisi Allah Swt. dan kelak bersama Rasulullah Saw. di surga. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi santunan sebagai bagian dari ajaran Islam yang penuh kasih sayang.

“Rasulullah Saw. telah menjanjikan kemuliaan bagi orang yang memelihara dan menyayangi anak yatim. Maka jangan pernah lelah berbagi, karena setiap kepedulian yang kita berikan akan menjadi bekal terbaik di akhirat kelak,” pesannya.

Baca Lainnya  Hangatnya Halal Bihalal Bani Rahmat di Danawarih: Rajut Silaturahmi, Perkuat Ukhuwah Keluarga

KH. Fahrurrozi juga mengajak warga Nahdliyin untuk bersama-sama membesarkan Nahdlatul Ulama melalui dukungan terhadap berbagai program jam’iyah, termasuk pelayanan kesehatan yang telah disiapkan MWCNU Jatinegara melalui Klinik Pratama NU.

“Mari kita hidupkan NU melalui berbagai ikhtiar, termasuk mendukung Klinik Pratama NU Jatinegara. Niatkan setiap iuran BPJS dan setiap dukungan yang kita berikan sebagai sedekah untuk membantu saudara-saudara kita memperoleh pelayanan kesehatan yang baik. Dengan kebersamaan, NU akan semakin kuat dan semakin besar manfaatnya bagi umat,” tandasnya.

Editor : Tahmid
Kontributor: Ustadz. Khasani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *