Dukuhwaru, Warta NU Tegal
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial warga Nahdliyin kembali terpancar dalam kegiatan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Slaranglor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Rabu (24/6/2026). Pada kegiatan tersebut, panitia berhasil menyalurkan santunan sebesar Rp337.050.000 kepada 63 anak yatim, dengan masing-masing penerima memperoleh Rp5.350.000.
Pantauan Warta NU Tegal di lokasi, rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh rasa syukur. Acara ini dihadiri ratusan masyarakat serta sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Tegal H. Ishak Maulana Rokhman, Anggota DPRD Kabupaten Tegal H. Saeful, Camat Dukuhwaru, Kepala Desa Slaranglor, jajaran pengurus Nahdlatul Ulama dan badan otonom, serta para donatur yang secara istiqamah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan santunan anak yatim yang rutin digelar setiap tahun.
Ketua Panitia Santunan Anak Yatim PRNU Slaranglor, Sunari, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang kembali mendapat kepercayaan besar dari masyarakat. Menurutnya, besarnya dana yang terkumpul mencerminkan tingginya kepedulian warga terhadap anak-anak yatim.
“Alhamdulillah, amanah dari para donatur dapat kami salurkan dengan baik kepada seluruh anak yatim yang telah terdata. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para donatur, panitia, serta semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Sunari menegaskan bahwa santunan anak yatim bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan wujud nyata semangat ukhuwah, kepedulian, dan ajaran Islam yang terus dijaga oleh warga Nahdlatul Ulama. Ia berharap tradisi berbagi tersebut dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Yang paling membahagiakan bukan hanya besarnya nominal yang terkumpul, tetapi tumbuhnya rasa kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian di tengah masyarakat. Semoga kebiasaan baik ini terus terpelihara dan menjadi amal saleh bagi seluruh donatur,” tambahnya.
Sementara itu, Rois Syuriah PRNU Slaranglor, Ustadz Solihudin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan santunan. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari ajaran Islam yang harus terus dijaga dan diamalkan bersama.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah berbagi rezeki. Semoga Allah Swt. menerima seluruh amal kebaikan para donatur sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak yatim agar tetap semangat menuntut ilmu, menjaga akhlak, serta tidak kehilangan harapan dalam meraih cita-cita. Menurutnya, doa dan perhatian masyarakat merupakan bentuk kasih sayang yang harus menjadi penyemangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Anak-anak harus terus belajar, beribadah, berbakti kepada orang tua maupun wali yang merawatnya, serta tumbuh menjadi generasi yang saleh, berilmu, dan mampu membanggakan agama, bangsa, dan keluarga,” pesannya.
Editor : Tahmid
Kontributor : Arindra Bagus Santoso












