lapsus  

LDNU MWCNU Jatinegara Susun Program Kerja 2026–2031, Perkuat Dakwah dan Publikasi Kegiatan NU

Avatar photo
Ketua LDNU MWCNU Kecamatan Jatinegara, Kiai Muamar, menyampaikan pemaparan program kerja di hadapan jajaran pengurus MWCNU Jatinegara dalam forum yang digelar di Gedung MWCNU Jatinegara pada Jumat (1/5/2026).

Jatinegara, Warta NU Tegal

Musyawarah Kerja (Musyker) MWCNU Kecamatan Jatinegara masa khidmah 2026–2031 yang digelar di Gedung MWCNU Jatinegara, Jumat (1/5/2026), menjadi momentum penting bagi setiap lembaga untuk memaparkan arah program kerja lima tahun ke depan.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus MWCNU Jatinegara serta pengurus lembaga-lembaga di bawah naungannya tersebut berlangsung dengan penuh semangat khidmah dan komitmen penguatan organisasi.

Salah satu yang menjadi perhatian dalam forum tersebut adalah pemaparan Rencana Program Kerja Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) MWCNU Kecamatan Jatinegara yang menitikberatkan pada penguatan dakwah, peningkatan kapasitas kader, serta pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Ketua LDNU MWCNU Jatinegara, Kiai Muamar, menyampaikan bahwa program kerja yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan umat sekaligus memperkuat peran NU di tengah masyarakat.

RENCANA PROGRAM KERJA
LEMBAGA DAKWAH NAHDLATUL ‘ULAMA (LDNU)
MWCNU KECAMATAN JATINEGARA 2026–2031

Program kerja LDNU disusun secara sistematis dengan tujuan memperkuat fungsi dakwah dan pelayanan keagamaan berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Pertama, kegiatan rapat rutin pengurus LDNU setiap bulan dilaksanakan sebagai sarana evaluasi dan perencanaan program kerja yang berkelanjutan, dengan sasaran seluruh pengurus LDNU MWCNU Jatinegara.

Kedua, penyelenggaraan Lailatul Ijtima’ sebagai forum keagamaan rutin yang bertujuan memperkuat ukhuwah dan syiar Islam di tengah masyarakat, dengan sasaran warga NU dan masyarakat umum, dilaksanakan setiap bulan.

Ketiga, publikasi kegiatan MWCNU, lembaga, dan badan otonom (Banom) NU dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya menyebarluaskan informasi kegiatan ke-NU-an, bekerja sama dengan LTN MWCNU.

Keempat, pelatihan Da’i Milenial menjadi program strategis dalam mencetak pendakwah muda yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman, yang direncanakan dilaksanakan satu kali dalam satu periode kepengurusan.

Baca Lainnya  PCNU Kabupaten Tegal H Ahmad Syaiful Bahri: MWCNU Jatinegara Jadi Role Model, Klinik Pratama NU Bukti Kekompakan dan Khidmah Nyata

Kelima, pelatihan pengurusan jenazah diselenggarakan untuk memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat terkait tata cara memandikan, mengkafani, menshalati, hingga menguburkan jenazah sesuai syariat Islam.

Keenam, kegiatan ziarah pendiri NU menjadi bagian dari upaya meneladani perjuangan para ulama, memperkuat spiritualitas, serta ngalap berkah dalam menjalankan khidmah organisasi.

Adapun susunan kepengurusan LDNU MWCNU Kecamatan Jatinegara masa khidmah 2026–2031 terdiri dari Ketua Kiai Muamar, Sekretaris Ustadz Nurofik, Bendahara Ustadz Abdul Basyir, serta anggota Kiai Syekhudin dan Ustadz Imamudin.

Dengan susunan kepengurusan dan program kerja yang terarah, LDNU diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam dakwah Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di wilayah Jatinegara.

Melalui perencanaan yang matang dan sinergi antar lembaga, Musker MWCNU Jatinegara ini diharapkan melahirkan program-program yang tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga berdampak nyata bagi kemaslahatan umat dan penguatan jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *