Pemalang, Warta NU Tegal
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, doa dan ikhtiar spiritual terus dipanjatkan oleh para ulama dan tokoh masyarakat. Salah satunya dilakukan Ketua Organisasi Nahdlatul Aulia yang berkantor di Depok, Jawa Barat, Syekh Umam Wiranu, saat berziarah ke kompleks Makam Mbah Nur Walangsanga di Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Rabu (24/6/2026) malam.
Kegiatan ziarah tersebut diikuti sejumlah pengurus Nahdlatul Aulia, jamaah dari Kabupaten Pemalang dan Tegal, serta para peziarah yang hadir untuk bertawassul dan memohon keberkahan di salah satu situs dakwah Islam yang dihormati masyarakat setempat.
Mbah Nur Walangsanga dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar Islam di wilayah Pemalang bagian selatan. Hingga kini, makam beliau menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah yang berharap memperoleh pelajaran keteladanan, keberkahan, serta semangat perjuangan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Dalam berbagai cerita yang berkembang di masyarakat, Mbah Nur Walangsanga dikenal sebagai sosok alim dan dermawan yang selalu memuliakan tamu. Salah satu kisah yang masih sering dituturkan para juru kunci dan penerima tamu di kompleks makam adalah peristiwa ketika beliau menjamu seorang tamu dari daerah yang jauh.
Dikisahkan, pada suatu hari datang seorang tamu yang masih menyimpan keraguan terhadap karomah dan keistimewaan Mbah Nur Walangsanga. Di tengah pertemuan tersebut, sang tamu berharap dapat menikmati buah durian, padahal saat itu di sekitar lingkungan kediaman Mbah Nur tidak terdapat pohon durian maupun pedagang yang menjualnya.
Menurut penuturan salah seorang penerima tamu yang akrab disapa Gus, tidak lama setelah keinginan itu terucap, tiba-tiba seorang warga melintas di depan rumah Mbah Nur dengan memikul sejumlah buah durian. Peristiwa tersebut membuat sang tamu terkejut dan semakin takjub atas kebesaran Allah SWT yang ditunjukkan melalui para kekasih-Nya.
Kisah tersebut hingga kini masih menjadi bagian dari cerita lisan yang diwariskan masyarakat sekitar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan kemuliaan akhlak Mbah Nur Walangsanga dalam melayani tamu dan masyarakat.
Sementara itu, Syekh Khatibul Umam Wiranu merupakan tokoh nasional yang dikenal luas di kalangan aktivis pergerakan Islam dan Nahdlatul Ulama. Beliau pernah mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor serta Ketua Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Selain aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, Syekh Umam juga dikenal sebagai mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah yang membimbing jamaah dalam penguatan spiritualitas, dzikir, dan pembinaan akhlak.
Saat ini, beliau memimpin organisasi Nahdlatul Aulia yang berkantor pusat di Depok, Jawa Barat. Organisasi tersebut bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Dalam kesempatan ziarah tersebut, Syekh Umam Wiranu mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mendoakan bangsa Indonesia agar diberikan keselamatan dan keberkahan oleh Allah SWT.
“Semoga bangsa dan negara Indonesia diberikan keselamatan lahir dan batin oleh Allah SWT, dijauhkan dari berbagai musibah, serta senantiasa berada dalam suasana damai dan tenteram,” ujar Syekh Umam Wiranu.
Ia menegaskan bahwa sebagai warga bangsa dan umat Islam, tugas utama yang dapat dilakukan adalah terus berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.
“Tugas kita hanyalah memohon kepada Allah. Semoga bangsa dan negara ini dianugerahi keselamatan, kesejahteraan jasmani, serta ketenteraman rohani,” katanya.
Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan kekuatan spiritual dan akhlak yang baik di tengah masyarakat.
“Kita berharap Indonesia senantiasa dikaruniai pemimpin yang adil, amanah, serta mampu membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat,” lanjutnya.
Syekh Umam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah kebangsaan sebagai bagian dari ikhtiar membangun negeri.
“Persatuan adalah modal besar bangsa ini. Dengan doa, persaudaraan, dan kebersamaan, insyaallah Indonesia akan menjadi negara yang semakin kuat, sejahtera, dan dirahmati Allah SWT,” tandasnya.
Editor : Tahmid
Kontributor: Eko Wahyu Sagino












