Hari Pramuka ke-65, M Ridwan Ajak Siswa SDN Cerih 01 Hayati Dasa Darma dalam Kehidupan

Avatar photo
Pembina Upacara Hari Pramuka ke-65, M. Ridwan, Guru sekaligus Pembina Pramuka SD Negeri Cerih 01, bertindak sebagai Pembina Upacara dalam Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar di Gugus Depan SD Negeri Cerih 01, Jumat (14/8/2026).

Jatinegara, Warta NU Tegal

Upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 di Gugus Depan SD Negeri Cerih 01 berlangsung pada Jumat (14/8/2026). Upacara peringatan tersebut menjadi momentum bagi peserta didik untuk kembali memahami pentingnya Gerakan Pramuka sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan kepribadian generasi muda.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Guru sekaligus Pembina Pramuka SD Negeri Cerih 01, M. Ridwan, mengajak para peserta didik untuk tidak memandang kegiatan kepramukaan sebatas aktivitas di luar kelas. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kepramukaan dapat menjadi bekal dalam membentuk sikap, kedisiplinan, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Pramuka adalah pendidikan nonformal yang harus dan wajib kita pelajari. Banyak hal yang bisa kita ambil dalam kegiatan kepramukaan,” ujar M. Ridwan dalam amanatnya.

Ia menjelaskan, pendidikan kepramukaan memiliki banyak nilai yang dapat diterapkan oleh peserta didik, baik dalam lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Karena itu, setiap kegiatan Pramuka hendaknya diikuti dengan sungguh-sungguh agar nilai yang diajarkan tidak berhenti pada kegiatan upacara atau latihan saja.

“Kepramukaan bukan hanya tentang kegiatan baris-berbaris, tetapi juga bagaimana kita belajar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan orang lain,” jelasnya.

Pembina Pramuka SD Negeri Cerih 01, M. Ridwan.

M. Ridwan kemudian mengingatkan peserta upacara mengenai salah satu nilai penting yang terdapat dalam Dasa Darma Pramuka, khususnya Dasa Darma ke-10. Nilai tersebut, menurutnya, sangat erat kaitannya dengan pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

“Salah satu contoh yang bisa kita ambil adalah Dasa Darma ke-10, yaitu Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan,” katanya.

Menurutnya, makna Dasa Darma tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan nyata. Kesucian pikiran, perkataan, dan perbuatan menjadi satu kesatuan yang harus dijaga oleh setiap anggota Pramuka agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter baik.

Baca Lainnya  Santri SMP IT Al Azhar Lebaksiu Raih Juara Kejurda Panahan 2026, Harumkan Pesantren di Hari Jadi Kabupaten Tegal

“Kalau pikiran kita baik, perkataan kita juga harus baik, dan perbuatan kita harus mencerminkan kebaikan. Jangan sampai apa yang kita pikirkan berbeda dengan apa yang kita ucapkan dan kita lakukan,” tuturnya.

Menutup amanatnya, M. Ridwan berharap momentum Hari Pramuka ke-65 tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Ia mengajak seluruh anggota Pramuka SD Negeri Cerih 01 menjadikan nilai-nilai Dasa Darma sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Marilah kita belajar dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, Pramuka tidak hanya menjadi kegiatan di sekolah, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter kita,” pungkasnya.

Editor: Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *