News  

Haul ke-59 KH. Adnan dan Haul Umum Blisuk, Warga Argatawang Rawat Tradisi Doa untuk Leluhur

Avatar photo
Peringatan Haul ke-59 KH. Adnan dan Haul Umum Dukuh Blisuk yang digelar di halaman Masjid Darul Maghfiroh, Pedukuhan Blisuk RT 02 RW 01, Desa Argatawang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Kamis (9/7/2026).

Jatinegara, Warta NU Tegal

Semangat melestarikan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah kembali tampak dalam pelaksanaan Haul ke-59 KH. Adnan dan Haul Umum Dukuh Blisuk yang digelar di halaman Masjid Darul Maghfiroh, Pedukuhan Blisuk RT 02 RW 01, Desa Argatawang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri kaum muslimin dan muslimat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Haul yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat Argatawang itu berlangsung dengan khidmat. Selain menjadi momentum mengirimkan doa kepada para leluhur dan ulama yang telah wafat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus memperkokoh kecintaan masyarakat terhadap tradisi ke-NU-an yang diwariskan para masyayikh.

Ketua panitia haul, Ustadz Achmad Tobroni, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan lancar berkat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan acara merupakan buah dari semangat gotong royong warga yang terus terpelihara.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, para donatur, kaum muslimin-muslimat, serta semua pihak yang telah membantu sehingga Haul ke-59 KH. Adnan dan Haul Umum Dukuh Blisuk dapat terlaksana dengan baik dan penuh keberkahan,” tutur Ustadz Achmad Tobroni.

Ia menambahkan, haul bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi media untuk mengenang perjuangan para ulama sekaligus memperkuat silaturahim antarmasyarakat.

“Semoga amal kebaikan seluruh pihak yang telah berkhidmah dibalas Allah SWT dengan pahala berlipat dan keberkahan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Argatawang, Ustadz Muslim, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang istiqamah menjaga tradisi keagamaan di lingkungan desa. Menurutnya, budaya haul merupakan warisan para ulama yang harus terus dilestarikan oleh generasi penerus.

“Haul adalah bentuk bakti anak kepada orang tua dan para pendahulu yang telah lebih dahulu berpulang ke hadirat Allah SWT. Dengan mendoakan mereka, kita berharap memperoleh keberkahan sekaligus menumbuhkan rasa hormat kepada jasa-jasa para leluhur,” ungkapnya.

Baca Lainnya  LPBI NU Jatinegara Lakukan Assessment Cepat Kebakaran Rumah Warga Desa Cerih

Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan Nahdlatul Ulama yang membawa manfaat bagi masyarakat. “Selama tradisi ini dijaga dengan baik, insyaallah nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin akan terus hidup di tengah masyarakat Argatawang,” tambahnya.

Rais Syuriyah PRNU Desa Argatawang sekaligus ulama setempat, Ustadz Muhamad Anis, dalam sambutanya mengingatkan jamaah agar tidak terlena dengan kehidupan dunia yang bersifat sementara. Menurutnya, setiap manusia harus mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.

“Hidup ini jangan hanya disibukkan dengan urusan dunia. Dunia hanyalah tempat singgah, sedangkan kehidupan yang kekal adalah kehidupan di alam akhirat. Karena itu, mari kita perbanyak amal saleh dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesannya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu amal yang terus mengalir pahalanya adalah mendoakan orang tua, guru, dan para ulama yang telah wafat. Tradisi haul, menurutnya, merupakan bentuk penghormatan sekaligus ikhtiar menjaga hubungan batin dengan para pendahulu yang telah berjasa menyebarkan ajaran Islam.

“Melalui haul, kita tidak hanya mengenang sejarah perjuangan para ulama, tetapi juga meneladani akhlak, keikhlasan, serta semangat dakwah mereka. Semoga Allah SWT menerima seluruh doa yang kita panjatkan dan menjadikan kita sebagai generasi yang istiqamah menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” pungkas Ustadz Muhamad Anis.

Editor : Tahmid
Kontributor : Zidni Ilma Nafiah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *