Bojong, Warta NU Tegal
Pemerintah Kecamatan Bojong menggelar rapat koordinasi persiapan Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Kamis (23/7/2026). Rapat tersebut diikuti unsur Kepala KWK Kecamatan Bojong, kepala sekolah, instansi pemerintah, tenaga kesehatan, serta panitia sebagai bentuk sinergi menyukseskan peringatan hari bersejarah bangsa Indonesia.
Rapat dipimpin oleh Seksi Upacara Panitia HUT Ke-81 RI Kecamatan Bojong, Miyanta, yang menegaskan bahwa keberhasilan upacara tidak hanya ditentukan oleh petugas di lapangan, tetapi juga oleh koordinasi seluruh unsur yang terlibat. Persiapan yang matang diharapkan mampu menghadirkan upacara yang tertib, khidmat, aman, dan mencerminkan semangat persatuan serta nilai-nilai kebangsaan.
Menurut Miyanta, ketentuan pakaian upacara telah disepakati agar seluruh peserta tampil seragam sesuai unsur masing-masing. “Peserta dari unsur PSL dan PPK Desa mengenakan pakaian kebaya, sedangkan ASN menggunakan seragam Korpri lengkap dengan peci,” jelasnya.
Ia menambahkan, peserta didik juga telah diatur ketentuan seragamnya. “Siswa SD/MI mengenakan seragam merah putih, siswa SMP/MTs memakai putih biru, siswa SMA/SMK mengenakan putih abu-abu, sedangkan organisasi kemasyarakatan menyesuaikan dengan seragam resmi masing-masing,” ujarnya.
Miyanta menjelaskan bahwa susunan petugas upacara telah ditetapkan. “Inspektur Upacara adalah Bapak Camat Kecamatan Bojong, Perwira Upacara dari Polsek Bojong, pembaca Undang-Undang Dasar 1945 dari unsur KWK Bojong, pembaca doa dari Kepala MTs Hasyim Asy’ari Bojong, ajudan dari Koramil, sedangkan pembawa acara atau MC dipercayakan kepada Ibu Desi,” terangnya.
Untuk mendukung kemeriahan upacara, lanjut Miyanta, panitia menggandeng berbagai lembaga pendidikan. “Paduan Suara dari SMP Negeri 1 Bojong akan melibatkan sekitar 60 siswa dengan jadwal latihan pagi dan sore sebanyak tujuh hingga sepuluh kali pertemuan agar penampilannya maksimal,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa penampilan Marching Band akan diisi oleh MTs Hasyim Asy’ari Bojong. “Alhamdulillah, MTs Hasyim Asy’ari merupakan Juara I Lomba Drum Band di Bumiayu, Brebes, sehingga kami optimistis dapat memberikan penampilan terbaik pada peringatan HUT RI tahun ini,” ungkapnya.
Selain itu, Miyanta menjelaskan bahwa rangkaian Aubade akan dipimpin oleh Komandan Koramil Bojong. “Aubade menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan sebelum pelaksanaan upacara bendera sehingga seluruh petugas harus benar-benar siap sesuai jadwal,” jelasnya.
Terkait gladi, Miyanta mengingatkan seluruh petugas agar hadir tepat waktu. “Gladi bersih dimulai pukul 08.00 WIB dan seluruh petugas upacara wajib hadir tanpa terkecuali karena menjadi penentu kesiapan pelaksanaan pada hari H,” tegasnya.
Ia menilai keberadaan petugas penerima tamu juga tidak kalah penting. “Penerima tamu harus mampu mengarahkan tamu undangan, khususnya tamu VIP, sehingga jalannya kegiatan berlangsung tertib dan memberikan kesan baik kepada seluruh tamu yang hadir,” katanya.
Miyanta juga meminta dukungan penuh dari sektor kesehatan. “Kami mengharapkan Puskesmas Bojong menyiapkan ambulans saat gladi bersih, sedangkan gladi kotor didukung ambulans dari Puskesmas Danasari. Pada hari pelaksanaan 17 Agustus, seluruh layanan kesehatan harus siaga,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) menjadi perhatian serius. “Saat gladi bersih kami berharap ada pemeriksaan kesehatan, tim medis, serta dukungan vitamin dari Puskesmas Bojong maupun Puskesmas Danasari agar seluruh petugas tetap prima,” tuturnya.
Mengenai kesiapan lapangan, Miyanta berharap dukungan dari Dinas Pemadam Kebakaran. “Apabila memungkinkan, Damkar dapat menyemprotkan air ke lapangan pada malam sebelum pelaksanaan upacara agar debu tidak beterbangan. Kendaraan Damkar juga ditempatkan di sisi timur menghadap barat sehingga tetap mudah bergerak apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa waktu pelaksanaan upacara telah disepakati. “Upacara Bendera HUT Ke-81 RI akan dimulai pukul 07.30 WIB. Waktu ini dipilih agar tidak terlalu pagi maupun terlalu siang sehingga tetap nyaman bagi peserta, terutama anak-anak TK, SD, dan MI, karena melihat cuaca yang panas” katanya.
Miyanta juga mengingatkan pentingnya penataan lingkungan sekitar lapangan upacara. “Ranting-ranting pohon yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan perlu dibersihkan. Hal ini kami sampaikan kepada Pemerintah Desa Buniwah melalui Sekretaris Desa, Bapak Samsul,” ujarnya.
Untuk tahapan persiapan, Miyanta menjelaskan jadwal kegiatan secara rinci. “Gladi kotor dilaksanakan pada 14 Agustus, gladi bersih tanggal 15 Agustus, kemudian 16 Agustus pukul 15.00 WIB peserta Paskibra memasuki masa karantina. Malam harinya akan digelar tasyakuran sekaligus pengukuhan atau inaugurasi yang juga dihadiri orang tua peserta sesuai jadwal yang telah ditentukan,” paparnya.
Ia menambahkan bahwa latihan Paskibra dibina langsung oleh personel TNI dan Polri. “Latihan berlangsung mulai 30 Juli hingga 15 Agustus. Tahun ini terdapat 34 siswa yang berasal dari SMA Negeri 1 Bojong, MTs Hasyim Asy’ari, dan SMA Al Musyaffa. Seluruh perlengkapan dan seragam disiapkan oleh masing-masing sekolah sehingga tidak ada kendala,” jelasnya.
Editor: Tahmid












