Ustadz Ahmad Toha: Pendidikan Anak Berbasis Adab dan Penguatan Akidah di Tengah Tantangan Teknologi Zaman

Avatar photo
Khatib Jum’at, Ustadz Ahmad Toha, dalam khutbahnya pada Jumat, (24/4/2026), menyampaikan nasihat yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.

Bojong, Warta NU Tegal

Khutbah Jum’at di Masjid Baiturrokhim Kebagusan, Desa Danasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, pada Jumat (24/4/2026) menghadirkan pesan tentang pentingnya pendidikan anak di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang kian pesat.

Bertindak sebagai khatib, Ustadz Ahmad Toha menyampaikan nasihat yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk generasi berakhlak mulia.

“Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya,” tutur Ustadz Ahmad Toha mengawali khutbahnya.

“Semoga kehidupan kita menjadi pribadi yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas,” lanjutnya.

“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” tegasnya.

“Tema pendidikan hari ini menjadi sangat penting, terutama dalam mendidik anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa dan agama,” ungkapnya.

“Istilah tarbiyatun dalam Islam bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga pembinaan akhlak dan pembentukan karakter,” jelasnya.

“Kita sedang menghadapi tantangan zaman yang luar biasa, di mana teknologi berkembang sangat pesat dan mempengaruhi pola pikir serta perilaku anak-anak kita,” katanya.

“Oleh karena itu, pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada kecerdasan otak semata, tetapi harus diimbangi dengan budi pekerti dan moral yang luhur,” tambahnya.

“Bagaimana kita mencetak anak-anak yang beradab, itulah yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi kita semua,” tegasnya.

“Mendidik anak sholeh bukan perkara mudah, tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan,” ujarnya.

“Kesulitan ini semakin terasa karena kita hidup di zaman yang sangat berbeda dengan masa sebelumnya,” imbuhnya.

“Arus globalisasi dan kemajuan teknologi memiliki andil besar dalam membentuk karakter anak, baik ke arah positif maupun negatif,” jelasnya.

Baca Lainnya  Malam Nisfu Sya’ban 1447 H Jatuh pada Senin Malam Selasa Ini

“Oleh sebab itu, orang tua harus lebih bijak dan selektif dalam mendampingi tumbuh kembang anak,” pesannya.

“Dalam Islam, tidak ada pemberian terbaik dari orang tua kepada anak selain adab yang baik,” tegasnya.

“Fenomena saat ini sangat memprihatinkan, karena banyak anak yang hanya dididik dari sisi kognitif saja, sementara aspek akhlak sering terabaikan,” kritiknya.

“Maka jadilah teladan bagi anak-anak kita, karena mereka akan meniru apa yang mereka lihat dari orang tuanya,” ungkapnya.

“Orang tua harus menjadi uswah hasanah, contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

“Hal yang paling utama adalah aqidah, karena aqidah yang kuat akan menjadi pondasi dalam kehidupan anak,” tegasnya.

“Anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka orang tualah yang bertanggung jawab membentuk dan mengarahkannya,” jelasnya.

“Sejak dini, biasakan anak-anak kita mendengar ayat-ayat suci Al-Qur’an agar hati mereka terikat dengan kalamullah,” pesannya.

“Ajarkan mereka shalat, doa, sedekah, dan berbagai amal kebaikan sejak kecil agar menjadi kebiasaan dalam hidupnya,” tambahnya.

“Lingkungan dan keluarga akan selalu tarik-menarik dalam mempengaruhi anak, maka peran keluarga harus lebih kuat dan dominan,” pungkasnya.

Editor : Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *