Jatinegara, Warta NU Tegal
Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) Sitail Jatinegara menggelar Haflah Muwadaah dan Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun 2026 di halaman madrasah, Kompleks Masjid Assyafiiyah Desa Sitail RT 01/02 Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri wali murid, dewan guru, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus Nahdlatul Ulama setempat.
Acara pelepasan siswa dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan peserta didik kelas IX sekaligus momentum doa bersama agar para lulusan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bekal ilmu pengetahuan dan akhlakul karimah yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di madrasah.
Kepala MTs NU Sitail Jatinegara, H. Imron yang juga menjabat Ketua Tanfidziyah Ranting NU Sitail, menyampaikan pesan kepada seluruh siswa agar terus menjaga nama baik almamater di mana pun berada.
“Kami berpesan kepada seluruh siswa yang lulus agar selalu menjaga nama baik madrasah dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, ilmu yang didapat selama belajar di madrasah harus menjadi bekal penting dalam menghadapi kehidupan di masa mendatang.
“Semoga seluruh ilmu yang ananda peroleh selama di MTs NU Sitail dapat membawa manfaat dan keberkahan di tempat yang baru,” katanya.
H. Imron juga mengajak seluruh siswa untuk terus semangat melanjutkan pendidikan demi meraih masa depan yang lebih baik dan membanggakan orang tua.
“Kami berharap siswa-siswi kelas IX terus semangat menimba ilmu ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi demi masa depan yang cemerlang,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan di madrasah memiliki nilai lebih karena memadukan ilmu umum dan ilmu agama secara seimbang.
“Menjadi lulusan madrasah memiliki dua keuntungan besar, yakni mendapatkan ilmu pengetahuan umum sekaligus ilmu agama sebagai bekal kehidupan,” ungkapnya.
Menurutnya, ilmu agama yang diperoleh siswa di madrasah menjadi benteng moral dan spiritual dalam menghadapi tantangan zaman.
“Ilmu agama yang dipelajari di madrasah akan menjadi benteng dalam kehidupan dunia maupun akhirat,” jelasnya.
H. Imron menambahkan bahwa keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan di MTs NU Sitail patut disyukuri oleh seluruh orang tua dan keluarga.
“Kita semua wajib bersyukur karena anak-anak kita telah menyelesaikan pendidikan di madrasah tsanawiyah dengan baik,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa perjuangan pendidikan para siswa belum selesai dan masih harus terus dilanjutkan ke jenjang berikutnya.
“Pendidikan anak-anak belum berakhir sampai di sini. Orang tua masih memiliki tanggung jawab untuk mengantarkan mereka menuju pendidikan yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Editor : Tahmid












