lapsus  

Bupati Tegal Ajak Ormas dan Pemuda Rawat Kebersamaan, Budaya, dan Nilai Ahlussunnah wal Jamaah

Avatar photo
Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman mengajak ormas dan pemuda memperkuat persatuan, kerukunan, dan kondusivitas masyarakat dalam Safari Kebangsaan PAC GP Ansor Jatinegara, Ahad (27/9/2026).

Jatinegara, Warta NU Tegal

Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman mengajak berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi kepemudaan untuk terus memperkuat kebersamaan dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Safari Kebangsaan yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Ahad malam Senin (27/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kecamatan Jatinegara itu mengusung tema “Bersatu dalam Kebangsaan, Melestarikan Budaya, Menguatkan Ukhuwah”. Hadir dalam kegiatan tersebut budayawan dan seniman Ki Haryo Entus Susmono, Camat Jatinegara H. Muhammad Sugeng, jajaran Forkopimcam, MWCNU Jatinegara beserta badan otonom, PC Muhammadiyah Jatinegara, GP Ansor Kabupaten Tegal, serta sejumlah organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.

Safari Kebangsaan tersebut dikemas dalam agenda Ngaji Budaya dan menjadi ruang silaturahmi lintas organisasi. Dalam kesempatan itu, Bupati Ischak menekankan bahwa keberagaman latar belakang organisasi dan budaya semestinya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. Pesan tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Tegal yang dalam berbagai kegiatan juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarelemen masyarakat.

“Perbedaan jangan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi justru menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. Kita tahu peran organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, kondusivitas, dan ketahanan sosial masyarakat,” ujar Bupati Ischak.

Ia meminta kebersamaan lintas organisasi tidak hanya dibangun ketika muncul persoalan, tetapi menjadi bagian dari kegiatan masyarakat sehari-hari. Menurutnya, kolaborasi berbagai elemen perlu terus dihidupkan agar semangat persatuan tidak berhenti pada momentum tertentu.

“Kami berharap kebersamaan ini tidak hanya hadir ketika ada masalah, tetapi dalam setiap kegiatan ada kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan seluruh organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas,” katanya.

Baca Lainnya  10 Nama Berebut Panggung Muktamar NU ke-35, Siapa Paling Kuat Jadi Ketum PBNU?

Kepada generasi muda, khususnya kader GP Ansor, Bupati Ischak berpesan agar terus mencintai dan melestarikan budaya sekaligus menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan pondasi nilai keagamaan, kebudayaan, dan kebangsaan yang kuat.

“Saya berpesan kepada para pemuda, khususnya kader-kader Ansor, untuk menjadi generasi yang mencintai budaya dan menjaga Ahlussunnah wal Jamaah. Kemajuan teknologi jangan sampai membuat kita kehilangan akar budaya dan nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh berita maupun konten negatif.

“Media sosial sekarang luar biasa. Karena itu, kita harus bisa memfilter informasi dan berita-berita negatif serta bijak bermedia sosial. Kita harus memiliki pondasi yang kuat agar kemajuan teknologi dapat memberikan manfaat,” tegasnya.

Bupati Ischak menyebut Safari Kebangsaan dan Ngaji Budaya sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi di tengah perbedaan latar belakang dan organisasi. Ia berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara rutin setiap tahun dengan melibatkan lebih banyak masyarakat.

“Berbeda organisasi dan berbeda latar belakang, tetapi kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga persatuan dan membangun Kabupaten Tegal yang aman, guyub, maju, dan berbudaya. Semoga acara ini dapat rutin diselenggarakan setiap tahun dan ke depan semakin meriah serta dapat dilaksanakan secara bergiliran di berbagai desa,” pungkasnya.

Editor: Tahmid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *