Haris Terpilih sebagai Ketua RT 12 RW 01 Desa Cerih, BPD Tekankan Amanah dan Keikhlasan dalam Mengabdi

Avatar photo
Suasana pemilihan Ketua RT 12/RW 01 Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, pada Jumat malam (16/10/2026), berlangsung sebagai wujud demokrasi warga dalam memperkuat kebersamaan dan gotong royong.

Jatinegara, Warta NU Tegal

Semangat demokrasi di tingkat masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepemimpinan yang dekat dengan warga. Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) tidak sekadar menentukan pemimpin lingkungan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Semangat tersebut terlihat dalam pemilihan Ketua RT 12 Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, yang dilaksanakan pada Jumat malam, (16/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RT 12 RW 01 Desa Cerih itu dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Ketua RW setempat. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Haris, calon nomor urut 01, terpilih sebagai Ketua RT 12 dengan perolehan suara terbanyak.

Ketua RT 12 sebelumnya, Bapak Tamil, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam proses pemilihan. Ia berharap pergantian kepemimpinan tersebut menjadi awal yang baik untuk meningkatkan pelayanan dan mempererat hubungan antarwarga.

“Saya mendukung sepenuhnya kepemimpinan Ketua RT yang baru. Semoga Kang Haris dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa lingkungan RT 12 menjadi lebih guyub, rukun, dan maju,” ujarnya.

Bapak Tamil juga menegaskan bahwa dukungan masyarakat sangat diperlukan agar program-program yang direncanakan oleh ketua RT terpilih dapat terlaksana secara optimal. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin lingkungan tidak hanya bergantung pada kemampuan pribadi, tetapi juga pada partisipasi dan kebersamaan seluruh warga.

“Ketua RT yang baru jangan dibiarkan bekerja sendiri. Mari kita dukung bersama setiap program yang baik demi kepentingan warga dan kemajuan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, anggota BPD, Ustadz Ahmad Maghfuri, mengingatkan bahwa menjadi ketua RT merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang membutuhkan keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab. Ia menilai jabatan tersebut harus dipahami sebagai amanah sosial, bukan semata-mata untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Baca Lainnya  Dispermades Kabupaten Tegal Perkuat Tata Kelola BUMDes, Pengurus se-Jatinegara Dibekali Manajemen dan Regulasi

“Menjadi ketua RT itu harus ikhlas, karena pada dasarnya tugas ini merupakan pengabdian kepada masyarakat dan tidak bergaji. Yang terpenting adalah niat yang baik, tanggung jawab, serta kesediaan melayani warga,” ujarnya.

Ustadz Ahmad Maghfuri juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, ketua RT harus mampu menjadi penghubung antara warga dan pemerintah desa sekaligus menjaga komunikasi dengan tokoh masyarakat serta tokoh agama.

“Pemimpin lingkungan harus bisa merangkul semua warga tanpa membeda-bedakan. Jika ada persoalan, utamakan musyawarah, jaga persaudaraan, dan carilah jalan keluar yang membawa kemaslahatan bersama,” pesannya.

Lebih lanjut, ia berharap kepemimpinan yang baru dapat memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat desa. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat kebersamaan dan ukhuwah yang dijunjung dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kekompakan warga merupakan modal utama untuk membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. Karena itu, mari kita jaga persatuan serta saling membantu dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 01, Haris, memperoleh 99 suara, disusul calon nomor urut 02, Hamzah, dengan 35 suara, dan calon nomor urut 03, Amir, dengan lima suara. Haris diketahui aktif dalam kegiatan keagamaan dan organisasi Nahdlatul Ulama (NU), khususnya Gerakan Pemuda Ansor Ranting Desa Cerih. Keterlibatan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat, mengembangkan kegiatan sosial keagamaan, serta menjaga kerukunan antarwarga.

Usai dinyatakan terpilih, Kang Haris mendapat sambutan dari warga yang mengantarnya pulang. Momen tersebut menjadi gambaran dukungan dan harapan masyarakat terhadap kepemimpinan baru di lingkungan RT 12 Desa Cerih. Dengan dukungan ketua RT sebelumnya, arahan dari unsur BPD, serta partisipasi seluruh warga, kepemimpinan Haris diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang amanah, menghidupkan gotong royong, dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan demi terwujudnya masyarakat yang rukun, guyub, dan sejahtera.

Baca Lainnya  BPD Cerih Periode 2026-2034 Bentuk Struktur Kepengurusan, Teguhkan Musyawarah dan Kemitraan Desa

Editor : Tahmid
Kontributor: Abdul Basid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *